UEA Berupaya Memindahkan Etnis Yahudi Yaman ke Palestina, Meski Mereka Enggan

0
189

Sanaa,LiputanIslam.com-Sebuah harian terbitan London, al-Arabi al-Jadid, melaporkan bahwa Pemerintah UEA berencana memindahkan etnis Yahudi Yaman, yang berjumlah 150 orang, ke Israel. Rencana ini disusun pasca dideklarasikannya normalisasi hubungan Abu Dhabi-Tel Aviv.

Mengutip dari seorang rabbi Yahudi, harian ini mengabarkan bahwa UEA ingin mengakhiri keberadaan etnis Yahudi di Yaman. Namun menurut rabbi tersebut, sebelum ini etnis Yahudi sudah pernah menolak pindah ke Israel.

Orang-orang Yahudi ini menyatakan, jika mereka berimigrasi, dikhawatirkan mereka akan kesulitan beradaptasi dengan kultur Israel. Mereka juga cemas akan diperlakukan sebagai warga kelas dua.

Al-Arabi al-Jadid melaporkan, jumlah etnis Yahudi di Yaman mencapai 50 ribu orang sebelum tahun 1948. Pada 9 Agustus lalu, UEA mengumumkan akan mengumpulkan kembali sebuah keluarga Yahudi, yang sebagiannya hidup di London dan yang lain tinggal di Yaman. Mereka akan dipersatukan di UEA setelah berpisah selama 15 tahun.

UEA berupaya membuat kantor untuk warga Yahudi di Abu Dhabi. Jumlah etnis Yahudi UEA di Abu Dhabi dan Dubai diprediksi mencapai dua hingga tiga ribu orang.

Di saat banyak negara dan organisasi Islam mengecam normalisasi hubungan UEA-Israel, Dewan Transisi Selatan di Yaman justru menyambut baik. Deputi Ketua Dewan Transisi Selatan dalam cuitannya bahkan menyatakan, jika normalisasi ini sudah diresmikan, dia akan melawat ke Israel bersama etnis Yahudi di selatan Yaman. (af/fars)

Baca Juga:

Komunitas Yahudi Iran Kutuk Normalisasi Hubungan UEA- Israel

Iran Pamerkan Rudal Balistik Baru Bernama “Qassem Soleimani”

DISKUSI: