Trump Tangguhkan Pertemuan dengan Jong-un Hingga Usai Pilpres

0
54

Washington,LiputanIslam.com-Presiden AS memberitahu para penasihat seniornya, bahwa hingga dia tidak akan bertemu pemimpin Korut hingga pilpres AS pada November mendatang.

Statemen ini dirilis Donald Trump menyusul kengototan Kim Jong-un yang menyatakan, Pyongyang hanya siap berunding kembali dengan Washington setelah sanksi-sanksi atas negaranya dicabut.

Dilansir oleh CNN, seorang pejabat pemerintah AS menyatakan, perundingan dengan Korut sudah “mati.” Ia menegaskan, Washington telah berhenti mengizinkan para pejabat AS melawat ke Korut untuk melanjutkan perundingan.

Pejabat AS lain menyebut potensi bahaya jika perundingan dengan Korut berlanjut. Menurutnya, Jong-un jelas tidak berminat melanjutkan negosiasi dengan Trump, kecuali jika sanksi-sanksi dikurangi.

Para negosiator Korut dan AS bertemu di Stockholm, Swedia, di bulan-bulan terakhir 2019. Itu merupakan perundingan pertama setelah pertemuan Trump dan Jong-un di Vietnam. Namun tetap saja perundingan itu gagal dan mengambang.

Korut menuding AS sebagai biang kegagalan perundingan. Pyongyang mengancam, jika Washington tidak memberikan tawaran baru, pihaknya akan memulai program rudalnya kembali. Sebagian sumber diplomatik memprediksi, Korut dalam waktu dekat akan menguji coba sebuah senjata strategis baru. Korut terakhir kali melakukan uji coba sebuah rudal balistik lintas benua pada 2017, sebelum dimulainya perundingan pelucutan senjata dengan AS. (af/fars)

Baca Juga:

Pentagon: Jumlah Tentara AS yang Terluka Akibat Serangan Iran Jadi 100-an Orang

Iran Luncurkan Rudal Balistik Baru “Ra’d -500”

DISKUSI: