Iran Luncurkan Rudal Balistik Baru “Ra’d -500”

0
133

Teheran, LiputanIslam.com –  Iran telah meluncurkan rudal canggih baru yang diberi nama  ‘Ra’d-500 (Halilintar-500),’ dan dilengkapi dengan blok mesin komposit serta generasi baru propelan untuk rudal dan roket pembawa satelit.

Dalam seremoni yang dihadiri oleh panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mayor Jenderal Hossein Salami dan komandan Divisi Dirgantara IRGC General Brigjen Amir Ali Hajizadeh, Ahad (9/2/2020), diumumkan bahwa rudal baru itu menggunakan dua jenis blok mesin komposit dan nozzle yang dapat disetel.

Blok mesin komposit rudal baru, yang mengandung serat karbon, dapat menahan tekanan setinggi 100 bar dan suhu 3000 derajat Celcius, sementara komponen komposit memungkinkan insinyur Iran untuk mengurangi berat rudal secara signifikan; bobot rudal Ra’d-500 menjadi hanya separuh bobot rudal Fateh-110, sedangkan jangkauannya justru bertambah 200 kilometer.

Rudal baru Iran ini membuka jalan bagi produksi roket baru pembawa satelit yang beroperasi dengan bahan bakar padat, dan memungkinkan rudal permukaan-ke-permukaan Iran menembus berbagai jenis payung rudal dengan memproyeksikan penampang kecil di layar radar.

Baca: Luncurkan Satelit Baru, Iran Gagal Mengorbitkannya

Komandan Divisi Dirgantara IRGC Amir Ali Hajizadeh menjelaskan bahwa pengembangan teknologi nozzle yang dapat diatur memungkinkan pengendalian rudal berbahan bakar padat di luar atmosfer dalam wahana antariksa, pembawa satelit, dan misil anti-baja.

Senin lalu Wakil Menteri Pertahanan Iran Brigjen Qassem Taqizadeh menyatakan negara republik Islam ini sekarang masuk dalam lima besar negara produsen rudal anti-baja di dunia, serta memiliki kapasitas yang besar untuk membuat rudal jelajah dan perangkat pertahanan lainnya.

“Iran saat ini berdiri di antara lima besar produsen rudal anti-baja dunia,” ujarnya.

Iran telah berulang kali menegaskan militernya bukanlah ancaman bagi negara lain dengan alasan bahwa doktrin pertahanannya didasarkan pada upaya pencegahan. (mm/presstv)

DISKUSI: