Zarif Tegaskan AS dan Eropa Tak Bisa Dikte Iran Soal Program Rudal

0
658

Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) maupun sekutu Eropa-nya, tak patut ‘memberi kuliah’ kepada Iran mengenai program misilnya.

“AS telah mengganggu semua terhadap Resolusi 2231  Dewan Keamanan PBB sejak 2017. Eropa mematuhi AS, bukan (Resolusi) 2231,” tulis Zarif di Twitter, Jumat (24/4/2020).

Dia menambahkan bahwa AS maupun Eropa tidak dapat memberikan kuliah di Iran berdasarkan kesalahan pembacaan Resolusi 2231.

Zarif menambahkan, “Iran tidak memiliki nuklir atau rudal yang ‘DIRANCANG untuk mampu membawa senjata mengerikan seperti itu.”

Baca: Iran Berencana Orbitkan Satelit Militer Kedua dan Lain-Lain Yang Lebih Besar

Sembari melampirkan sejumlah gambar dan tangkapan layar foto dokumen dan surat kabar tentang signifikansi senjata nuklir dan anggaran yang dialokasikan oleh AS dan sejumlah negara Eropa untuk pembangunan hulu ledak nuklir, Menteri Luar Negeri Iran menyoal siapa yang sebenarnya mengembangkan nuklir dan melanggar resolusi internasional.

Cuitan Zarif itu merupakan tanggapan atas klaim Menteri Luar Negeri AS, Make Pompeo, Rabu lalu bahwa “Iran perlu bertanggung jawab atas” peluncuran satelit militer, dan bahwa tindakan itu menyalahi Resolusi Dewan Keamanan 2231.

Baca: Sindiran Keras Pejabat Iran untuk AS: “Baca Buku Non-fiksi !”

Seperti diketahui, pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Rabu lalu berhasil mengorbitkan militer pertama Iran, Noor-1, pada ketinggian 425 km dari permukaan bumi dengan menggunakan roket pembawa satelit Qassed. (mm/presstv)

DISKUSI: