Yedioth Ahronoth: Israel Gelisah Iran Kirim Minyak ke Libanon

0
418

Baghdad, LiputanIslam.com –  Gagasan Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah untuk penyelesaian krisis bahan bakar di negaranya membangkitkan kegelisahan Rezim Zionis Israel.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth (YA), Selasa (6/7), menyebutkan bahwa usulan Sayid Nasrallah yang menuntut pendatangan kapal-kapal tanker minyak Iran untuk menyembuhkan Libanon dari krisis bahan bakar berarti “kekuasaan Iran atas Libanon”.

Website YA dalam sebuah laporan panjangnya mengklaim bahwa krisis di Libanon berarti tercapainya tujuan-tujuan Sekjen Hizbullah berupa jatuhnya Libanon ke dalam cengkraman Iran.

Menurut YA, usulan itu sudah pasti menimbulkan keresahan Israel sehingga Menteri Pertahanan Benny Gantz menyatakan Isael siap memberikan segala bentuk bantuan kepada Libanon, terlebih setelah pemerintah Iran beberapa kali menekankan bahwa Teheran serius menunggu dan siap mengekspor minyak ke Libanon jika menerima permintaan dari Beirut.

Sayid Nasrallah juga berulangkali menyebutkan bahwa minyak Iran adalah solusi bagi krisis bahan bakar yang sedang melanda Libanon.

Akhir-akhir bulan lalu Kedubes Iran untuk Libanon di Twitter memosting pernyataan bahwa kedatangan kapal-kapal tangker minyak Iran ke Libanon tak memerlukan “hal-hal sepele” dari Dubes AS untuk Libanon, Dorothy Shea.

Cuitan itu merupakan tanggapan atas pernyataan Dorothy Shea bahwa pengiriman minyak Iran ke Libanon menandakan bahwa Libanon mengekor pada Iran.

Situs El-Nashra yang berbasis di Libanon menilai bahwa tanggapan Kedubes Iran itu tak berarti bahwa kapal-kapal tanker minyak Iran memang sudah tiba di Libanon. Beberapa sumber juga menepis kedatangan minyak Iran dan menyatakan bahwa cuitan Kedubes Iran itu masih sebatas reaksi diplomatik atas pernyataan Dubes AS. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Iran: Minyak Kami Sudah Mencapai Beirut, AS Tak Boleh Campur Tangan

Sayid Nasrallah: Perang Media adalah Bagian dari Inti Konfrontasi Akbar

 

DISKUSI: