Iran: Minyak Kami Sudah Mencapai Beirut, AS Tak Boleh Campur Tangan

0
377

Beirut, LiputanIslam.com –  Kedutaan Besar (Kedubes) Iran untuk Libanon mengumumkan bahwa kapal-kapal tanker minyak Iran telah tiba di Beirut, ibu kota Libanon, tanpa mengindah kecaman Amerika Serikat (AS).

Pengumuman itu disampaikan oleh Kedubes Iran melalui Twitter, Sabtu (27/6), sembari menyebutkan kritikan AS terhadap pengiriman minyak itu sebagai tindakan remeh dan sia-sia.

Kedubes Iran menyatakan bahwa kedatangan kapal-kapal tanker minyak Iran ke Beirut tak memerlukan “hal-hal sepele” dari Dubes AS.

“Dubes AS tak boleh mencapuri hubungan persaudaraan antara dua negara dan bangsa Libanon dan Iran,” ungkap Kedubes Iran.

Sebelumnya, Dubes AS untuk Libanon Dorothy Shea menyatakan bahwa pengiriman minyak Iran ke Libanon menandakan bahwa Libanon mengekor pada Iran.

Dalam wawancara dengan saluran Al-Jadid, Shea menyatakan bahwa Teheran berharap Beirut dapat mengekor pada Teheran agar Libanon dapat dieksploitasi untuk melicinkan agenda Iran.

“Bagi krisis bahan bakar di Libanon tersedia banyak solusi yang jauh lebih baik daripada mengandalkan Iran,” lanjutnya.

Sejak November 2018 AS menerapkan sanksi minyak terhadap Iran dengan dalih bahwa Teheran menyokong terorisme dan berambisi membuat bom nuklir.

Di sisi lain, Libanon dewasa ini dilanda krisis bahan bakar yang parah akibat tidak tersedianya devisa yang cukup untuk mengimpornya sehingga aliran listrik berulangkali terputus dan terjadi kelangkaan bahan bakar di pom bensin.

Sejak lebih dari satu setengah tahun silam Libanon terdera krisis ekonomi yang menyebabkan terpuruknya mata uang Libanon di depan Dolar AS serta menipisnya devisa di bank sentral Libanon.

Belum lama ini, Sekjen Hizbullah Libanon Sayid Hassan Nasrallah kembali menegaskan janjinya untuk mendatangkan minyak Iran jika pemerintah Libanon tetap tak sanggup mengatasi krisis bahan bakar. Dia menekankan bahwa semua langkah untuk kemungkinan itu sudah ditempuh.

“Saya ingin menekankan apa yang telah saya janjikan, dan saya masih terikat dengan janji saya,” ujarnya.

Dia juga menyatakan bahwa Libanon akan terpaksa mendatangkan minyak dari Iran tanpa peduli kepada dampaknya. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Nasrallah: Pemblokiran Situs-Situs Resistensi Buktikan Kepalsuan Klaim Demokrasi AS

Rouhani: Penyuntikan Vaksin COV-Iran Barekat pada Ayatullah Khamenei Memotivasi Para Ilmuwan Iran

DISKUSI: