Yaman Serang Bandara Abha, Saudi Klaim 12 Orang Terluka

0
251

Sanaa, LiputanIslam.com –   Angkatan bersenjata Yaman kubu Ibukota Sanaa mengumumkan pihaknya telah melancarkan serangan drone yang menarget sebuah posisi militer penting di Bandara Internasional Abha, Arab Saudi, Kamis (10/2).   Amerika Serikat (AS) turut mengecam serangan ini.

Juru bicara angkatan bersenjata Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah di Sanaa, Brigjen Yahya Saree, menyatakan pihaknya telah menggunakan drone tipe Qasef K-2 dalam serangan tersebut. Dia juga memastikan serangan itu tepat menimpa target yang diincar.

Menurut Saree, bandara itu menjadi target serangan karena merupakan salah satu bandara yang digunakan oleh pasukan koalisi pimpinan Saudi dalam melancarkan serangan udara di Yaman.

Dia memperingatkan kembali kepada warga sipil di Saudi untuk menjauh dari posisi-posisi militer karena sewaktu-waktu akan terjadi serangan lagi, yang dilancarkan tak lain sebagai balasan atas serangan dan blokade koalisi terhadap Yaman yang sudah berlangsung selama tujuh tahun.

Di pihak lain, koalisi mengaku telah “menggagalkan upaya aksi serangan lintas perbatasan dengan menggunakan bom drone yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi”.

Jubir koalisi, Brigjen Turki Al-Maliki, mengatakan, “Akibat pencegatan, beberapa bagian drone berhamburan di dalam komplek bandara, dan 12 warga sipil yang terdiri atas penduduk setempat serta pemukim dari berbagai kewarganegaraan mengalami luka ringan.”

Seorang pejabat Bandara Abha yang meminta namanya disembunyikan mengatakan kepada AFP bahwa pergerakan pesawat sempat terhenti sebentar tapi kemudian aktif lagi. Dan bahwa sebuah drone telah “dijatuhkan” di landasan pacu.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan, menyatakan AS mengutuk keras apa yang disebutnya “serangan teroris” terhadap Bandara Abha.

“Kami berjanji untuk mendukung Arab Saudi karena membela rakyat dan wilayahnya dari serangan ini. Amerika akan mendukung teman-temannya di kawasan ini,” kata Sullivan dalam sebuah pernyataan.

Turki Al-Maliki menyatakan pihaknya akan segera melancarkan serangan ke Sanaa, dan menyerukan kepada warga sipil untuk dalam jangka waktu 72 jam ke depan menjauhi berbagai instalasi sipil yang diklaim oleh koalisi digunakan oleh Ansarullah untuk tujuan militer.

Sebelumnya, koalisi juga telah menyerang sebuah komplek olahraga di Sanaa dengan dalih bahwa Ansarullah menyalahgunakannya untuk tujuan militer. Namun, para wartawan lantas segera mendatangi lokasi yang diserang dan di sana mereka mengambil gambar-gambar yang menunjukkan kedustaan dalih tersebut.   (mm/alalam/raialyoum/fna)

Baca juga:

Ancam UEA, Brigade Al-Wa’ad Al-Haq Bersumbar akan Mengembalikannya ke Tahun 1971

Biden Janjikan Raja Salman Dukungan AS dalam Melawan Serangan Ansarullah Yaman

 

DISKUSI: