Yahya Sinwar: Hamas Siap Gencatan Senjata Sejak Awal Perang Terbaru Gaza-Israel

0
353

Gaza, LiputanIslam.com –   Kepala Biro Politik Hamas di Jalur Gaza Yahya Sinwar mengatakan bahwa gerakan perlawanan Islam Palestina sejak semula sudah siap untuk gencatan senjata dengan Rezim Zionis Israel, yaitu pada awal-awal terjadinya pertempuran antara kedua pihak.

Dalam wawancara dengan Vice News, Ahad (30/5), dia mengatakan bahwa tujuan Hamas dalam berperang dengan Israel saat itu semata untuk “menyampaikan peringatan” semata kepada Israel.

“Kami siap untuk gencatan senjata beberapa jam setelah pecahnya putaran (perang) ini. Kami telah menyampaikannya melalui perantara pada hari pertama, kedua dan ketiga. Kami telah memberitahu saudara-saudara Mesir, Qatar dan para wakil Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa kami siap untuk gencatan senjata segera dan tanpa syarat,” paparnya.

“Kami hanya ingin menyampaikan satu pesan kepada rezim pendudukan (Israel) bahwa kami tak dapat menerima mereka sewenangan-wenang terhadap Masjid Al-Aqsa, Quds dan orang-orang kami di Sheikh Jarrah dan melanjutkan kebijakannya yang menyalahi undang-undang internasional dan ketetapan internasional tentang Quds dan Tepi Barat dengan membangun permukiman dan merampas tanah, melanjutkan blokade terhadap kami dan orang-orang kami di Jalur Gaza, dan melanjutkan kebijakan apartheid dan diskriminasi ras terhadap orang-orang kami tanah pendudukan 1948,” lanjutnya.

Yahya Sinwar juga menegaskan bahwa Hamas tetap siap berjuang dengan mengangkat senjata melawan agresi dan rasisme Israel terhadap orang-orang Palestina, walaupun pada prinsipnya pihak Palestina “tidak menghendaki perang dan pertempuran karena bebannya sangat berat”.

Dia menyebutkan bahwa Hamas sekarang beralih ke “metode resistensi damai” dan menyalahkan  masyarakat internasional atas “sikap membiarkan peralatan perang” Israel.

Sinwar mengakui bahwa Israel memiliki arsenal yang besar dan dengannya rezim Zionis ini membunuhi anak-anak kecil dan kaum wanita Palestina secara sengaja, sementara para pejuang Palestina menggunakan “senjata-senjata sederhana”.

Mengenai serangan para pejuang Palestina ke kota-kota Israel dalam pertempuran tersebut dia mengatakan bahwa Hamas terpaksa membela bangsanya dengan “senjata-senjata yang tersedia padanya”, dan seandainya Palestina mampu menembakkan roket secara terkendali dan presisi maka serangannya akan diarahkan pada sasaran-sasaran militer semata. (mm/raialyoum)

Berita Terkait:

Hamas: Pedang Quds Baru akan Disarungkan Usai Quds Dibebaskan

[Video]: Hamas Gelar Parade Roket, Ibu-Ibu Mengelu-Elukan Brigade Al-Qassam

DISKUSI: