Wow, Afghanistan Menyimpan Harta Karun Lithium Terbesar di Dunia

0
439

Washington, LiputanIslam.com –  Tak seperti gambaran selama ini bahwa Afghanistan hanyalah sebatas serangkaian gunung yang gersang dan area yang terjal, tanah negara ini justru mengandung kekayaan mineral nan melimpah ruah, yang bisa jadi akan dapat diakes oleh Taliban untuk “ekonomi energi bersih global”.

Website Quartz yang berbasis di AS saat melaporkan hal itu, Rabu (18/8), mencatat bahwa pada tahun 2010 sebuah memo internal Departemen Pertahanan AS menyebut Afghanistan sebagai “Arab Saudi-nya lithium,” setelah ahli geologi AS menemukan sebagian besar kekayaan mineral itu di Afghanistan senilai tak kurang dari $ 1 triliun.

Logam keperakan itu sangat penting untuk kendaraan listrik dan baterai energi terbarukan, dan dapat menciptakan perubahan besar pada cakrawala ekonomi Afghanistan.

Selain itu, di Afghanistan juga bertebaran kekayaan mineral lain seperti besi, tembaga, kobalt dan emas.

Menurut Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA), permintaan dunia akan lithium berpeluang meningkat 40 kali lipat pada tahun 2040 dibanding tahun 2020. Karena itu, jika dunia sudah bertransformasi kepada energi bersih maka Afghanistan akan dapat meraup keuntungan yang melimpah.

“Taliban sekarang duduk di beberapa mineral strategis paling penting di dunia. Apakah mereka dapat/akan menggunakannya akan menjadi pertanyaan penting ke depan,” kata Rod Schoonover, kepala program keamanan ekologis di Dewan Risiko Strategis, sebuah lembaga think tank Washington.

Bagaimana sifat dan seberapa besar kekayaan atau harta yang terkandung di tanah Afghanistan ini? Apakah pegunungan yang terjal merupakan masalah atau hambatan besar untuk mengekstraksi kekayaan yang melimpah itu? Ini merupakan pertanyaan penting lain yang masih menjadi tema diskusi para ahli. (mm/quatrz)

Baca juga:

Afghanistan Mulai Dilanda Demo, Taliban Minta Para Imam Jumat Serukan Persatuan

Para Tokoh Taliban Ikuti Peringatan Asyura di Mazar-i Sharif

DISKUSI: