WHO: Timteng Berada di Ambang Krisis Corona

0
98

Doha, LiputanIslam.com –  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa kawasan Timur Tengah sedang berada di “ambang kritis” di tengah pelonggaran pembatasan terkait penanggulangan pandemi virus corona (Covid-19), yang mengakibatkan terjadinya lonjakan kasus infeksi di kawasan ini.

WHO mengkonfirmasi adanya lebih dari satu juta kasus inveksi Covid-19 di 22 negara di  kawasan Mediterania Timur dan sekitarnya, mulai dari Maroko hingga Pakistan.

“Kita berada di ambang kritis di kawasan kita,” kata ketua WHO di Timur Tengah Ahmed al-Mandhari dalam konferensi pers online, Rabu (1/7/2020).

Menurut WHO, lebih dari 80 persen dari jumlah total kasus kematian di kawasan itu dilaporkan terjadi di lima negara: Mesir, Iran, Irak, Pakistan dan Arab Saudi.

“Jumlah kasus yang dilaporkan pada bulan Juni saja lebih tinggi dari jumlah total kasus yang dilaporkan selama empat bulan sejak kasus yang dilaporkan pertama kali di kawasan ini pada tanggal 29 Januari,” ungkapnya.

Meski mengakui peningkatan jumlah kasus terjadi karena adanya eskalasi pengujian, Al-Mandhari juga mengaitkannya dengan faktor pelonggaran pembatasan dalam beberapa pekan terakhir.

Baca: Dampak Pandemi Covid-19, Negara-Negara Teluk Rugi Miliaran Dolar

Dia mengimbau masyarakat “berhati-hati dan waspada” serta mematuhi protokol yang direkomendasikan oleh otoritas kesehatan ketika lockdown dan jam malam dilonggarkan.

“Pengurangan lockdown tidak berarti pengurangan respon atau pengurangan tanggung jawab sosial,” katanya.

Baca: Komandan IRGC:  Peradaban Barat Kedodoran, Iran Siap Tampilkan Model Baru

Dia juga memperingatkan risiko peningkatan jumlah kasus ketika ruang publik dibuka lagi, “bahkan di negara-negara yang situasinya sekarang tampak mulai stabil.”

Al-Mandhari menyerukan solidaritas global dalam menghadapi pandemi ini, dan mendesak semua negara untuk “memperkuat” sistem penjagaan kesehatan mereka. (mm/aljazeera)

DISKUSI: