AlQuds LiputanIslam.com – Warga Yahudi Zionis Israel kembali melurug kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua al-Quds yang diduduki Israel.
Kantor berita Wafa Palestina melaporkan bahwa warga Zionis melakukan tur provokatif ke halaman komplek aAl-Aqsa pada di bawah perlindungan pasukan rezim Zionis, Ahad (25/6),.
Polisi Israel juga memberlakukan pembatasan ketat terhadap masuknya jemaah Palestina.
Pendatang Zionis kerap memasuki komplek Al-Aqsa melalui Gerbang Maroko, juga dikenal sebagai Gerbang Mughrabi, untuk melakukan ritual di tempat suci tersebut.
Aksi demikian kerap menimbulkan bentrokan tak seimbang antara pihak Israel dan pihak Palestina di komplek tersebut, hingga banyak warga Palestina terluka, ditangkap atau bahkan terbunuh.
Komplek Masjid al-Aqsa terletak di atas alun-alun Tembok Barat dan di sana terdapat antara lain Kubah Al-Sakhrah dan Masjid al-Aqsa, namun secara umum komplek itu sendiri disebut Masjid Al-Aqsa.
Pengunjung Yahudi dibiarkan memasuki masjid oleh otoritas Zionis Israel, padahal menurut kesepakatan yang ditandatangani antara Israel dan pemerintah Yordania setelah pendudukan Israel di Al-Quds (Yerussalem( Timur pada tahun 1967, ibadah non-Muslim di komplek tersebut dilarang.
Banyak anggota Knesset (parlemen) Israel adalah para ekstremis sayap kanan yang tampaknya mendukung penghancuran situs Islam tersebut untuk kemudian dibangun kuil Yahudi sebagai gantinya.
Berbagai faksi pejuang Palestina telah berulang kali memperingatkan bahwa Israel sedang bermain api dengan melakukan aksi-aksi provokatif di kamplek Al-Aqsa. (mm/pt)
Baca juga: