[Video:] Tegang, Balas Serangan Israel, Brigade Al-Quds Tembakkan 100-an Roket

0
158

Gaza, LiputanIslam.com  Sayap militer gerakan Jihad Islam Palestina, Brigade Al-Quds, menyatakan bertanggung jawab atas tembakan lebih dari 100 roket ke arah Tel Aviv dan berbagai kota Israel (Palestina pendudukan 1948) lainnya.

“Sebagai balasan yang berkelanjutan terhadap agresi, Brigade Al-Quds menghancurkan kota-kota dan pemukiman yang diduduki (Asdod, Sderot, dan Ashkelon) dengan serangan roket secara intensif,” ungkap Brigade Al-Quds, Jumat malam (5/8).

Dalam pernyataan sebelumnya, Brigade Al-Quds menegaskan, “Sebagai tanggapan awal atas kejahatan pembunuhan pemimpin besar Taysir al-Jabari dan saudara-saudaranya yang gugur syahid, Brigade Al-Quds menghancurkan Tel Aviv serta kota-kota besar dan Ghilaf Gaza (kawasan sekitar perbatasan Gaza) dengan lebih dari 100 rudal.”

Di pihak lain, militer Israel mengaku telah mencegat 33 dari 80 roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza.

Sirene peringatan pada Jumat malam kembali membahana di kota-kota dan pemukiman Israel menyusul tembakan roket dari Jalur Gaza, sementara Tel Aviv mengumumkan pembukaan tempat perlindungan umum.

Dalam sebuah pernyataan, tentara Israel mengumumkan; “Dalam beberapa menit terakhir, peringatan diaktifkan di selatan dan tengah negara ini. Rinciannya sedang ditinjau.”

Surat kabar Yedioth Ahronoth (YT) melaporkan sirene meraung di Kibbutz, Nahal Oz, Ashkelon serta pemukiman Kfar Azza, Sderot, Netiv Hasara, Karmieh, Yad Mordechai dan Zikim (selatan).

YT menambahkan: “Karena situasi keamanan, kotamadya Tel Aviv-Jaffa mengumumkan telah membuka semua tempat penampungan umum di seluruh kota, sesuai arahan Komando Internal (tentara Israel).

Radio militer Israel Galei Zahal mengabarkan; “46 roket ditembakkan ke Israel dalam satu jam terakhir, 33 di antaranya tercegat oleh Kubah Besi.”

Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan sebelumnya bahwa jumlah korban gugur akibat serangan Israel di Jalur Gaza bertambah menjadi 10 orang, termasuk seorang gadis kecil berusia lima tahun, sementara korban luka puluhan orang.

Brigade Al-Quds menyatakan bahwa Taysir al-Jabari alias  Abu Mahmoud  “telah gugur syahid dalam pembunuhan berbahaya oleh Zionis yang menargetkannya di kota Gaza.”

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh  menyebut Israel bertanggung jawab atas “kejahatan” pemboman Gaza dan pembunuhan sejumlah orang Palestina, termasuk Taysir al-Jabari, dan menekankan bahwa masalah ini telah melebar ke segala arah.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya, Haniyeh menegaskan, “Rezim pendudukan Zionis bertanggung jawab atas kejahatan yang dilakukan sore ini dan atas agresinya terhadap rakyat kami.”

Menurut pernyataan itu, Haniyeh “menerima banyak kontak di tingkat internasional dan regional untuk membahas interaksi dengan agresi zalim ini.”

Perdana Menteri Israel Yair Lapid  mengatakan,  “Israel tidak tertarik pada serangan militer skala besar di Gaza, tapi juga tidak takut akan hal itu.”

Pada akhir sesi pembacaan situasi yang diadakan di Markas Kirya di Tel Aviv, Lapid mengatakan: “IDF (Pasukan Pertahanan Israel), bekerjasama dengan Shin Bet, empat jam lalu menyerang target milik organisasi Jihad Islam di Gaza, dan dalam proses ini, Taysir al-Jabari, satu di antara dua pemimpin terbesar Jihad Islam di Gaza, terbasmi.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Jihad Islam: Kami akan Buat Perimbangan Lapangan Gaza-Tepi Barat

Ini Motif Israel Tangkap Petinggi Jihad Islam, Basam al-Saadi

DISKUSI: