Jihad Islam: Kami akan Buat Perimbangan Lapangan Gaza-Tepi Barat

0
172

Gaza,LiputanIslam.com-Ditangkapnya seorang petinggi Jihad Islam, Basam al-Saadi telah mempertajam ketegangan antara faksi ini dengan Israel.

Jubir Jihad Islam. Tariq Salma mengatakan kepada al-Ahed,”Kontak-kontak dengan Kairo akibat ketegangan saat ini menyusul penangkapan al-Saadi masih berlanjut. Namun belum membuahkan hasil yang diinginkan. Musuh Zionis akan membayar mahal atas kejahatannya terhadap rakyat Palestina.”

Ia menambahkan, Jihad Islam akan memaksakan persatuan lapangan antara Gaza-Tepi Barat dan dimulainya sebuah tindakan terorganisir untuk menghentikan agresi di Tepi Barat. Ia menegaskan, ancaman Menteri Perang Israel Benny Gantz terhadap Jihad Islam tidak akan membuat kubu Resistansi mundur dari melaksanakan tugasnya.

Di lain pihak, Wakil Jihad Islam di Lebanon, Ihsan Ataya mengabarkan bahwa Rezim Zionis melalui mediator Mesir berusaha menenangkan kondisi di front selatan dengan Jalur Gaza.

Ataya mengatakan kepada al-Manar, Jihad Islam memutuskan untuk tidak berdiam diri terhadap kejadian ini dan akan mengambil tindakan tegas.

Sambil menegaskan bahwa Musuh Zionis harus diberi pelajaran, Ataya menambahkan, ”Gencatan senjata dibarengi syarat-syarat tertentu. Faksi (Jihad Islam) tidak mengumumkannya secara terbuka, namun mengirimnya melalui mediator Mesir. Syarat pertama adalah pembebasan tawanan Jihad Islam dari penjara, termasuk al-Saadi dan al-Awawadah.”

Petinggi Jihad Islam ini menjelaskan, jika gencatan senjata dilakukan, itu hanya akan terbatas pada front selatan dan tidak meliputi bagian dalam Tanah Pendudukan. (af/fars/alalam)

DISKUSI: