[Video:] Piala Dunia Qatar, Para Suporter Arab Permalukan Wartawan Israel

0
169

Doha, LiputanIslam.com    Sebuah video beredar dan memperlihatkan bagaimana para suporter dan penonton Piala Dunia Qatar menolak diwawancarai oleh wartawan Israel sembari beralasan  tidak ada negara bernama Israel dan bahwa yang ada adalah Palestina.

Turki al-Shalhoub, seorang aktivis Saudi, memosting video di Twitter disertai keterangan; “Semua penonton Arab satu suara: “Anda orang Israel, kami tidak menyambut Anda.”

Piala Dunia Qatar telah menjadi ajang pertentangan yang nyata antara pihak Arab dan Islam di satu sisi dan Israel serta pendukung normalisasi Arab-Israel di sisi lain.

Di ajang itu masyarakat negara-negara Arab memberitahu kepada Israel dan pihak-pihak yang menginginkan normalisasi hubungan Qatar dengan Israel bahwa masyarakat Arab tetap konsisten mendukung cita-cita Palestina dan menentang normalisasi hubungan dengan Israel.

Sementara itu, Yedioth Ahronoth yang terbit di Tel Aviv melaporkan bahwa para jurnalis Israel kerap mendapat gangguan ketika meliput Piala Dunia di Qatar.

“Kami merasa dibenci dan dikepung sentimen permusuhan dan penolakan terhadap eksistensi kita,” tulis surat kabar Israel itu, Ahad (27/11).

Para wartawan Israel menceritakan bahwa orang-orang dari sejumlah negara Muslim, yaitu Palestina, Iran, Qatar, Maroko, Yordania, Suriah, Mesir, dan Lebanon mengejar dan memelototi mereka.

Wartawan Israel Moav Vardi dari Perusahaan Penyiaran Publik Israel di media sosial memosting video seorang pria berteriak, “Tidak ada Israel, melainkan Palestina, Anda tidak diterima di sini, ini Qatar, negara kami .”

Ribuan orang Israel datang ke Qatar untuk menyaksikan jalannnya Piala Dunia 2022 meski tim Israel tidak lolos untuk ikut berlaga dalam kejuaraan ini.

Media Israel melaporkan bahwa otoritas Israel prihatin atas apa yang terjadi pada warga Israel di Qatar, dan telah mengirimi kepada mereka “rekomendasi untuk tidak berbicara bahasa Ibrani di jalan-jalan, dan tidak menunjukkan tanda-tanda identitas Israel mereka.”

Pembawa acara di Channel 12 Israel mengatakan bahwa otoritas Israel “khawatir tentang apa yang terjadi dengan orang Israel di Qatar.”

Nir Dvori, komentator militer di saluran itu membenarkan berita adanya rekomendasi agar Israel menyembunyikan identitas mereka.

Sementara itu, Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengatakan bahwa mengemukanya isu Palestina dalam Piala Dunia di Qatar membuktikan keterkucilan Rezim Zionis Israel.

Dikutip kantor berita Sputnik, Jubir Hamas Abdul Latif Qanou, mengatakan: “Mengemukanya nama Palestina di Piala Dunia di Qatar menegaskan keterisolasian Rezim Zionis.  Mencuatnya Palestina di jantung Piala Dunia 2022 di Qatar menunjukkan sentralitas isu Palestina dan bahwa Palestina bersemayam di hati jutaan kaum merdeka di dunia.” (mm/alalam/raialyoum/almayadeen)

Baca juga:

Jurnalis Israel Diminta Rahasiakan Identitasnya di Piala Dunia

Dukung Palestina, Warga London Bersepeda Tiap Hari di Depan Gedung Pemerintahan Inggris

DISKUSI: