Video: Kedubes AS di Baghdad Diserbu Massa, Relawan Berjanji Kepung Semua Kamp Militer AS

0
200

Baghdad, LiputanIslam.com –  Sekjen Brigade Sayyid al-Syuhada, Abu Ala al-Walai, yang berafiliasi dengan pasukan relawan Irak al-Hasdh al-Shaabi mengancam bahwa dalam waktu dekat ini akan membalas pasukan AS yang bercokol di Irak.

Di halaman Twitternya, Selasa (31/12/2019), al-Walai menyatakan, “Ketika al-Hashd al-Shaabi, dan bahkan al-Sha’ab al-Hashdi, mengepung kedutaan besar (negara) keji (AS) di Baghdad hari ini, maka ini berarti bahwa kamp-kamp militer dan markas-markas pembunuhan oleh AS yang membentang di tanah Irak juga akan segera terkepung, bahkan akan terkepung pula kedutaan besar negara-negara ekor seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.”

Al-Walai menambahkan, “Garis yang membentang dari peristiwa pengepungan Kedutaan Besar AS di Teheran pada 1979 hingga pengepungan Kedutaan Besar AS di Baghdad hari ini pada tahun 2019, merangkum keseluruhan sejarah.”

Sejumlah besar massa menyerbu dan mengepung Kedutaan Besar AS untuk Irak di Baghdad, Selasa (31/12/2019). Mereka bahkan melakukan aksi pembakaran di dua gerbang dan menara-menara pengawas, sebelum kemudian pasukan anti huru-hara Irak membuyarkan massa dan menjauhkan mereka dari lingkungan sekitar Kedutaan Besar.

Para pejabat di Kementerian Luar Negeri Irak kepada Reuters menyatakan bahwa Dubes AS dan para stafnya dievakuasi dari Kedutaan Besar dalam peristiwa pengepungan tersebut.

Baca: Buntut Serangan Terhadap Relawan, Pemerintah Irak Ancam Revisi Hubungan dengan AS

Aksi penyerbuan dan pembakaran itu dilakukan sebagai reaksi terhadap serangan udara AS terhadap posisi-posisi Brigade Hizbullah Irak yang berafiliasi dengan al-Hashd al-Shaabi di provinsi Anbar pada Ahad lalu.

Baca: IRGC Kutuk Serangan di Irak, AS Nyatakan Tak Bermaksud Tingkatkan Ketegangan dengan Iran

Laporan terbaru menyebutkan bahwa serangan udara itu menjatuhkan korban gugur 28 orang dan korban luka 48 orang. (mm/raialyoum/alalam/rt)

DISKUSI: