[Video] Kebakaran Luas di Suriah Diduga Karena Faktor Manusia

0
130

Beirut, LiputanIslam.com –   Kebakaran yang terus meluas di Suriah diduga disebabkan terjadi karena ada faktor kesalahan ataupun kelalaian manusia, bukan faktor alam.

“Dalam klimatologi, sulit kebakaran terjadi pada malam hari dengan penyebab alami, harus ada tangan yang aktif,” kata Riad Qara Falah, profesor ilmu iklim di departemen geografi di Universitas Tishreen kepada RT Arabic, Sabtu (10/10/2020).

Dia berkesimpulan demikian antara lain dengan alasan bahwa kebakaran terjadi pada malam hari, padahal saat itu adalah waktu yang terdingin.

“Kemungkinan kebakaran pada siang hari jauh lebih besar daripada kemungkinan kebakaran pada malam hari,” ujarnya.

Alasan lain yang juga dia kemukakan ialah bahwa tekanan atmosfer pada malam hari cukup tinggi (pada hari-hari cerah pada umumnya). Hal ini menyebabkan angin tenang pada umumnya dan atmosferpun stabil. Ketika matahari terbit, kepadatan udara berkurang, tekanan mulai berkurang, dan angin menguat.

Falah mengemukakan bahwa secara ilmiah diketahui bahwa dari setiap 100 titik api, hanya empat yang terjadi karena faktor alam, dan ini berarti bahwa 96% kebakaran itu disebabkan oleh manusia, baik disengaja maupun tidak.

Peneliti ini menyatakan bahwa para penyulut api telah melakukan “pengkhianatan tingkat tinggi” dan harus dihukum, karena kebakaran itu menimbulkan bencana lingkungan di kawasan antara Turki, Suriah dan Lebanon.

Kebakaran di Lebanon dan Suriah telah menyebabkan kerusakan luas di tengah krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di kedua negara ini.

“Situasi di Latakia sangat tragis,” demikian Menteri Administrasi Lokal dan Lingkungan Suriah, Hussein Makhlouf.

Wilayah Lebanon serta provinsi Homs dan Tartous di Suriah juga dilanda kebakaran besar yang menyebabkan bencana lingkungan dan mengungsinya banyak penduduk setempat. (mm/amn)

Baca juga:

100-an Militan Suriah Terbunuh dalam Perang Karabakh

Assad Nyatakan Tak Ada Pasukan Iran di Suriah

DISKUSI: