Assad Nyatakan Tak Ada Pasukan Iran di Suriah

0
93

Presiden Suriah, Bashar al-Assad, saat mengendarai mobil Hondanya dari Damaskus menuju Ghouta Timur pada Minggu (18/3)

Damaskus, LiputanIslam.com –  Presiden Suriah Bashar Al-Assad menyatakan bahwa orang Iran yang ada di negaranya bukanlah pasukan, melainkan para ahli dan penasehat militer.

“Kami tidak memiliki pasukan Iran, dan ini sangat jelas. Mereka mendukung Suriah. Mereka mengirim pakar militer dan bekerjasama dengan pasukan kami di darat, dan mereka bersama tentara Suriah,” ungkap Assad wawancara dengan Sputnik milik Rusia, seperti dikutip Al-Masdar, Kamis (8/10/2020).

“Mari kita ambil contoh praktis; sekitar setahun lalu, Amerika mengatakan kepada Rusia untuk meyakinkan Iran bahwa mereka harus berada di 80 kilometer dari perbatasan dengan Dataran Tinggi Golan yang diduduki oleh Israel,” terangnya.

Assad menambahkan, “Meski tak ada tentara Iran, Iran sangat fleksibel, jadi mereka mengatakan, ‘Baiklah, tak akan ada awak Iran di selatan garis itu.’ Amerika mengatakan, ‘Jika kami dapat menyetujui ini, kami akan mundur dari pendudukan atas bagian timur Suriah,’ yang berbatasan dengan Irak, atau daerah yang disebut al-Tanf, tapi ternyata tidak terjadi apa-apa.”

Presiden Suriah kemudian mengecam tindakan AS menjadikan isu Iran sebagai dalih untuk menduduki sebagian wilayah Suriah.

“Masalah Iran adalah dalih untuk terus menduduki tanah Suriah dan mendukung teroris, digunakan sebagai kedok untuk menyembunyikan niat mereka yang sebenarnya. Satu-satunya cara bagi mereka untuk menerapkan apa yang mereka katakan adalah ketika Suriah menjadi negara boneka di tangan Amerika Serikat. Ini yang mereka inginkan dan bukan yang lain,” kecamnya.

“Hal lain yang mereka bicarakan tidaklah lebih dari kebohongan dan tuduhan palsu. Karena itu, menurut saya, tidak ada solusi nyata dengan Amerika selama mereka tidak mau mengubah perilaku mereka,” imbuhnya. (mm/amn)

Baca juga:

IRGC Pastikan Armada AL-nya Siap Menghadapi “Setan Besar” Amerika Serikat

Presiden Iran Kecam Pengerahan “Teroris” dari Suriah ke Karabakh

DISKUSI: