Video:  Hadapi GNA yang Didukung Turki, LNA di Libya Kerahkan Rudal Balistik

0
622

Benghazi, LiputanIslam.com –  Tentara Nasional Libya (LNA) terekam kamera amatir sedang mengerahkan beberapa rudal balistik ke kota strategis Sirte, ketika pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang didukung Turki terus menggalang kekuatan pasukannya di timur kota Misrata.

Dilaporkan bahwa LNA mengerahkan rudal-rudal SCUD-B mereka ke Sirte untuk melindungi kota ini dari serangan GNA yang akan terjadi di bagian tengah-utara Libya.

Dalam video yang dibagikan di media sosial terlihat beberapa truk LNA mengangkut rudal ke Sirte untuk memperkuat pertahanan kota ini dan menangkal serangan yang direncanakan oleh GNA.

LNA bersumpah tidak akan menyerahkan Sirte, meskipun Turki menuntut agar LNA menyerahkannya.

Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi beberapa waktu lalu memperingatkan GNA dan Turki bahwa jika Sirte dan Al-Jafra jatuh maka Kairo memiliki “legitimasi internasional” untuk melakukan intervensi di Libya.

Sejak itu, militer Mesir memantau perkembangan situasi di sekitar Sirte untuk mengantisipasi kemungkinan jatuhnya kota ini ke pasukan yang didukung Turki.

Baca: Sepupu Moammad Gaddafi Peringatkan Erdogan: Kami Bisa Jangkau Istanbul

Libya sejak tahun 2014 diwarnai perang kekuasaan GNA yang dipimpin Fayez al-Sarraj dan berbasis di Tripoli dan didukung Turki di satu pihak, dan LNA yang dipimpin Marsekal Lapangan Khalifa Haftar dan berbasis di wilayah timur Libya yang didukung Uni Emirat Arab, Mesir dan Rusia di pihak lain.

Baca: Ketua Parlemen Libya Timur Serukan Intervensi Militer Mesir

Pada April lalu LNA melancarkan serangan untuk merebut Tripoli dari GNA, namun terpukul mundur dari sebagian besar Libya barat setelah Turki meningkatkan dukungan militernya kepada FNA.

Perkembangan ini mendorong Mesir untuk mengisyaratkan kemungkinannya terlibat langsung dalam konflik Libya, dan kemudian Turki menanggapinya dengan pernyataan tak akan mundur dari dukungannya kepada GNA meskipun Mesir terlibat langsung. (mm/amn)

 

DISKUSI: