[Video:] Gelar Latihan Perang Besar, Iran Tegaskan Israel Tak Boleh Ada di Azerbaijan

0
352

Teheran, LiputanIslam.com –   Menlu Iran Hossein Amir Abdollahian menyatakan pihaknya telah memberitahu Azerbaijan bahwa Teheran tak dapat menolerir keberadaan kaum Zionis Israel di dekat perbatasan Iran. Hal ini dia nyatakan ketika tentara Iran menggelar latihan perang besar-besaran tepat di perbatasan antara negara ini dan Azerbaijan dengan sandi Fatihu Khaibar (Para Pembebas Khaibar).

Dalam wawancara dengan saluran pertama Iran, Sabtu malam (2/10), Abdollahian mengatakan, “Kami bekerja agar wilayah Azerbaijan tidak menjadi panggung bagi gerakan Israel untuk mengacaukan keamanan kawasan…. Kami sangat sensitif dalam urusan geopolitik, dan telah kami katakan dengan terus terang kepada Azerbaijan bahwa perubahan perbatasan adalah sesuatu yang tak dapat diterima. “

Dia menyebutkan bahwa sebenarnya hubungan antara Iran dan Azerbaijan cukup kuat, “tapi apa yang terjadi belakangan ini dalam peristiwa pembebasan beberapa kawasan Karabakh, kami melihat masuknya anasir teroris ke kawasan ini, sebagaimana kami melihat keberadaan pasukan Israel di Azerbaijan.”

Abdollahian menegaskan, “Kami telah menegaskan kepada pihak Azerbaijan bahwa kami tak akan pernah menolerir keberadaan Israel di dekat perbatasan kami, dan kami menolak segala bentuk perubahan geopolitik di kawasan.”

Tentara Iran memulai latihan militer besar-besaran di dekat perbatasannya dengan Azerbaijan pada hari Jumat lalu. Dalam latihan yang mengerahkan artileri, drone, dan helikopter itu mereka memamerkan kemampuan militernya di dekat Azerbaijan yang dituduh Teheran memiliki hubungan erat dengan Israel.

Awal pekan ini, kepada Anadolu Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengaku terkejut dengan rencana latihan tersebut.

“Setiap negara dapat melakukan latihan militer apa pun di wilayahnya sendiri. Itu hak kedaulatan mereka. Tapi mengapa sekarang dan mengapa di perbatasan kami?” katanya sembari menyebutkan bahwa sejak jatuhnya Uni Soviet baru sekarang Iran melakukan unjuk kekuatan sedemikian dekat dengan perbatasan.

Menanggapi pernyataan itu,  juru bicara kementerian luar negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, Selasa, menegaskan,”Latihan yang dilakukan oleh negara kami di daerah perbatasan barat laut … adalah masalah kedaulatan.” (mm/alalam/dailysabah)

Baca juga:

Dikunjungi Menlu Israel, Bahrain Disebut Iran Pengkhianat Palestina

Bermaksud Mengintai Latihan Perang, Kapal Selam Israel Dipaksa Mengambang oleh AL Aljazair

DISKUSI: