Vandalisme Israel Menggila, Kemlu Palestina Minta Masyarakat Internasional Bertanggungjawab

0
370

Ramallah, LiputanIslam.com –   Kementerian Luar Negeri Palestina meminta masyarakat internasional memikul tanggung jawabnya terkait dengan menggilanya aksi jahat Israel membongkari rumah-rumah dan berbagai fasilitas Palestina.

Kemlu Palestina dalam sebuah pernyataannya, Jumat (2/4), mengutuk “eskalasi nyata rezim pendudukan Israel dalam penghancuran rumah dan bangunan Palestina di seluruh wilayah pendudukan, terutama Quds dan sekitarnya, dan kawasan-kawasan C yang merupakan area yang dominan di wilayah pendudukan Tepi Barat.”

Pernyataan itu menjelaskan, “Laporan lokal, Israel dan internasional memantau eskalasi ini. Laporan terbaru di antaranya, yang dikeluarkan hari ini oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), mengkonfirmasi bahwa otoritas pendudukan menghancurkan dan atau menyita 26 bangunan di wilayah pendudukan Tepi Barat dalam dua minggu terakhir, yang menyebabkan 34 warga mengungsi, termasuk 15 anak kecil, dan sekira 40 warga lainnya terkena dampak. ”

Kemlu Palestina menyatakan, “Otoritas pendudukan terus melaksanakan proyek pemukiman kolonial mereka, seperti yang saat ini terjadi di barat Betlehem, dan meningkatkan aksi penggusuran eksistensi Palestina di daerah yang diklasifikasikan C, serta terus menghancurkan rumah, fasilitas, dan tenda sepanjang waktu, untuk mengosongkan area itu dari warga Palestina itu demi menempatkan pemukim kolonial sebagai ganti mereka.”

Kemlu Palestina menyebut rezim Zionis Israel bertanggung jawab penuh dan langsung atas vandalisme itu, dan memperingatkan kepada khalayak agar penanganan atas kejahatan ini jangan sampai hanya sebagai sebatas pendataan statistik saja, yang kemudian ditolerir lantaran sudah menjadi pemandangan sehari-hari.

Kemlu Palestina menegaskan bahwa pihaknya memantau dengan seksama kejahatan itu bersama berbagai negara dan badan internasional, termasuk Sekjen PBB, ketua Dewan Keamanan, ketua Majelis Umum PBB, Dewan Hak Asasi Manusia, dan Pengadilan Kriminal Internasional. Karena itu, Kemlu Palestina meminta mereka memikul tanggung jawab hukum dan moral mereka di depan kejahatan ini. (mm/wafa)

Baca juga:

Hamas Kecam Keputusan Bahrain Bentuk Perwakilan Diplomatik di Tel Aviv

Media Israel Akui Kerjasama Iran-China Bukti Kegagalan Tekanan Maksimum AS

DISKUSI: