Hamas Kecam Keputusan Bahrain Bentuk Perwakilan Diplomatik di Tel Aviv

0
551

Gaza,LiputanIslam.com-Jubir Hamas, Hazim Qasim mengutuk Bahrain yang membentuk perwakilan diplomatik dan menentukan dubes di Israel.

“Keputusan Bahrain adalah kengototan pada kesalahan politis terkait penandatanganan kesepakatan normalisasi dengan Rezim Penjajah,”kata Qasim kepada kantor berita Anadolu.

“Kesepakatn normalisasi hubungan hanya dalam rangka mewujudkan kepentingan Israel di Kawasan, bukan kepentingan bangsa-bangsa Arab,”imbuhnya.

“Kesepakatan normalisasi merugikan norma Palestina, serta mendorong Rezim Penjajah untuk melakukan tindak kejahatan atas bangsa kami.”

Raja Bahrain Hamad bin Isa pada hari Selasa (30/3) mengeluarkan instruksi pembentukan perwakilan diplomatik negaranya di Tel Aviv. Dalam instruksi lain, Hamad menobatkan Khalid Yusuf al-Jalahamah sebagai Dubes Bahrain di Israel.

Pemerintah Bahrain pada pertengahan September lalu meneken kesepakatan normalisasi dengan Israel. Peresmian hubungan itu dilakukan di Gedung Putih dan disaksikan mantan Presiden AS Donald Trump.

Menyusul peresmian ini, para menlu Bahrain dan Israel pada 18 November pun sepakat untuk membuka kedubes masing-masing di Tel Aviv dan Manama. (af/alalam)

DISKUSI: