Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Pesawat AS Boyong Teroris ISIS dari Suriah ke Irak

Published 12/05/2020 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Baghdad, LiputanIslam.com –  Pasukan AS telah memindahkan kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS/DAESH) dari Suriah ke Irak di tengah sepak terjang Washington untuk mempertahankan keberadaan pasukannya di Irak.

“Saksi mata yang tinggal di sepanjang perbatasan (Irak) dengan Suriah telah memberi tahu para pejabat keamanan bahwa pasukan Amerika melakukan pengiriman teroris DAESH secara besar-besaran dari Suriah ke Irak,” ungkap Mohammad Mahdi al-Bayati, salah seorang pemimpin organisasi Badr Irak, kepada kantor berita al-Maalomah, Ahad (10/5/2020).

Dia menjelaskan bahwa para teroris itu memasuki Irak melalui perbatasan dekat wilayah Kurdistan, dan penempatan baru itu bertujuan meningkatkan serangan teroris di Irak agar menjadi alasan bagi upaya AS mempertahankan kebercokolan pasukannya di Negeri 1001 Malam.

Pasukan AS diharuskan meninggalkan Irak berdasarkan keputusan parlemen Irak pada Januari lalu menyusul aksi teror pasukan AS yang menewaskan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Letjen Qassem Soleimani dan rekan seperjuangannya, wakil ketua pasukan relawan Irak Hashd al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis.

Alih-alih angkat kaki dari Irak, pasukan AS malah memperkuat keberadaannya dengan mengerahkan lebih banyak pasukan dan peralatan militer.

AS belakangan ini mulai memindah pasukan pendudukannya dari sejumlah pangkalan militer di Irak sesuai rencana penempatan baru.

Banyak kalangan di Irak menduga langkah itu merupakan taktik militer di tengah adanya laporan bahwa Washington sedang menyusun rencana untuk menyerang relawan Hashd al-Sha’abi.

Baca: al-Hashd al-Shaabi: ISIS di Irak Terima Bantuan Asing

Keberadaan pasukan AS menjadi masalah serius bagi Perdana Menteri baru Irak Mustafa al-Kadhimi.

Dalam pertemuan dengan Duta Besar AS untuk Irak, Matthew Tueller, di Baghdad, Sabtu, al-Kadhimi menegaskan bahwa negaranya jangan sampai menjadi pangkalan untuk melancarkan serangan terhadap negara tetangga atau negara sahabat.

Sekitar 5.000 tentara AS berada di Irak dengan dalih menyokong pasukan Irak dalam penumpasan ISIS.

Usai rapat kabinet, Sabtu, Kadhimi mengatakan perjanjian strategis Irak dengan AS akan ditinjau.

Baca: AS Bisa Saja Pindahkan Patriot dari Saudi ke Irak untuk Lindungi ISIS

Irak dan AS menandatangani Perjanjian Kerangka Kerja Strategis pada tahun 2008 berdasarkan hubungan persahabatan dan kerjasama bilateral.

Namun, hubungan itu memburuk setelah pasukan AS melancarkan aksi teror terhadap Soleimani dan al-Muhandis, dan kemudian serangan udara terhadap Hashd al-Shaabi sehingga parlemen Irak membuat keputuan yang mengharuskan penarikan keluar pasukan AS. (mm/fna)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account