Umat Islam di Berbagai Negara Peringati Hari Quds Internasional

0
490

Beirut, LiputanIslam.com –   Masyarakat di berbagai negara Islam, termasuk Indonesia, memperingati Hari Quds Internasional, Jumat (7/5), meski dengan suasana yang jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelum dunia dilanda pandemi Covid-19 akibat pembatasan mobilitas masyarakat untuk pemutusan mata rantai penyebaran virus.

Peringatan Hari Quds Internasional kali ini juga diselenggaraan bersamaan dengan terjadinya kebangkitan atau intifada rakyat Palestina melawan kejahatan-kejahatan terbaru Rezim Zionis Israel di tanah pendudukan Palestina, terutama kota suci Quds.

Di Indonesia, beberapa komunitas masyarakat yang biasanya menggelar pawai unjuk rasa kali ini hanya dapat menandai peringatan itu dengan berbagai diskusi secara online, baik melalui Youtube maupun melalui Zoom. Mereka antara lain menegaskan penolakan terhadap segala upaya yang bertujuan melegalisasi pendudukan kaum Zionis atas Palestina. Selain itu, melalui berbagai media sosial mereka juga menyebar konten-konten dukungan kepada perjuangan Palestina dan kutukan terhadap Israel dan para pendukungnya.

Di Iran, masyarakat menandai peringatan itu antara lain dengan menggelar pawai mobil dan kemudian turun ke jalan-jalan sembari mengibarkan bendera Palestina, membakar bendera AS dan Israel dan meneriakkan yel-yel “mampus Amerika” dan “mampus Israel” di Bundaran Palestina di pusat kota Teheran.

Di media sosial beredar foto-foto anak kecil Iran ikut serta dalam aksi dengan mengibarkan bendera Palestina.

Sebelumnya, pemerintah Iran melarang kegiatan kerumunan, termasuk untuk peringatahan Hari Quds, demi mencegah penularan virus Covid-19.

Di Suriah, massa dalam jumlah besar di Damaskus menggelar pawai dari gerbang Pasar Al-Hamidiah menuju Masjid Jami’ Umawi dengan tema “Quds Makin Dekat”.

Masyarakat Damaskus juga mengadakan festival yang diakhiri dengan pembacaan deklarasi yang dihadiri oleh para ulama, pemimpin dari berbagai partai dan tokoh masyarakat Suriah dan Palestina, dan perwakilan diplomatik sejumlah negara.

Di Irak, masyarakat mengadakan pawai mobil sebagai bagian dari cara mereka kali ini dalam memperingati Hari Quds Internasional. Mereka beraksi di jalan-jalan timur dan pusat kota Baghdad.

Basrah di bagian selatan Irak juga diriuhkan oleh aksi massa yang antara lain membakar bendera AS dan Israel serta meneriakkan yel-yel anti dua negara arogan tersebut.

Di Yordania, ribuan warga Yordania menggelar aksi konsentrasi untuk menunjukkan solidaritas mereka dengan warga Palestina yang sedang ditindas oleh kaum Zionis Israel di lingkungan Shekh Jarrah, Quds Timur.  Massa mendesak pemerintah Yordania agar menempuh langkah tegas, termasuk dengan mengusir dubes Israel dari Yordania.

Di Bahrain, umat Islam menggelar pawai di bebeberapa kota dan provinsi sembari tetap mengindahkan protokol kesehatan sejak pertengahan malam hingga dini hari Jumat. Selain mengibarkan bendera-bendera Palestina mereka juga membawa poster tokoh agama Syeikh Isa Qasim serta memekikkan slogan-slogan dukungan kepada bangsa Palestina.

Sedangkan di Yaman, panitia menetapkan 48 lokasi di Sanaa dan 14 provinsi untuk penyelenggaraan peringatan Hari Quds Internasional. Mereka menyerukan partisipasi rakyat secara besar-besaran pada aksi pawai dan unjuk rasa di Jumat sore. (mm/almayadeen)

Baca juga:

Hari Quds, Ayatullah Khamenei: Perimbangan Kekuatan Sudah Menguntungkan Palestina

Brigade Quds: Api Intifada Ramadan akan Menjalar hingga Pemukiman Zionis

 

DISKUSI: