UEA Akui Ansarullah Yaman Gunakan Rudal dalam Serangan ke Abu Dhabi

0
276

Washington, LiputanIslam.com –   Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Amerika Serikat (AS), Yousef Al-Otaiba, menyatakan bahwa pasukan Ansarullah (Houthi) di Yaman telah menggunakan rudal jelajah dan balistik serta pesawat nirawak dalam serangannya ke Abu Dhabi beberapa hari lalu.

Pernyataan ini tercatat sebagai pengakuan resmi UEA bahwa dalam serangan yang menewaskan tiga orang itu  Ansarullah tidak hanya menggunakan drone, melainkan juga rudal, setelah sebelumnya kepolisian Abu Dhabi hanya menyinggung adanya “obyek terbang” yang diduga sebagai pesawat nirawak penyebab terjadinya ledakan dan kebakaran.

“Beberapa serangan, paduan antara rudal jelajah, rudal balistik dan pesawat nirawak telah menyasar berbagai lokasi di UEA,” ungkap Al-Otaiba dalam sebuah kegiatan daring yang diselenggarakan oleh Institut Yahudi untuk Keamanan Nasional AS (Jewish Institute for National Security of America/JINSA), Rabu (19/1).

Dia menambahkan bahwa negaranya berhasil mencegat banyak rudal dan drone sehingga sedikit yang lolos dalam serangan tersebut.

Associated Press melaporkan bahwa Al-Otaiba tidak menjawab pertanyaan berapa jumlah rudal Ansarullah yang digunakan dalam serangan itu dan berapa di antaranya yang telah diintersepsi.

Seperti diketahui, Ansarullah telah melancarkan serangan ke UEA pada Senin lalu sembari menyebutnya sebagai operasi bersandi Badai Yaman dengan menggunakan rudal balistik, rudal jelajah dan drone yang menyebabkan terjadinya sejumlah ledakan pada tanki bahan bakar, tewasnya tiga orang dan kebakaran di dekat Bandara Abu Dhabi.

UEA adalah bagian dari pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi dalam invasi militer ke Yaman sejak tahun 2015. Meskipun telah menarik banyak pasukannya dari Yaman, namun UEA diketahui masih banyak terlibat dalam perang di Yaman, termasuk dengan menyokong kelompok-kelompok bersenjata lokal. (mm/alalam/raialyoum)

Baca juga:

Yaman Serang Abu Dhabi, Tel Aviv Takut Israel Bernasib Serupa

Jet Tempur Saudi Gempur Gedung Parlemen Yaman di Sanaa

DISKUSI: