Ubah Nada Pernyataan terhadap Iran, Saudi Mengaku Ingin Bekerjasama dengannya

0
406

Riyadh, LiputanIslam.com –   Menlu Arab Saudi Faisal bin Farhan mengubah nada pernyataan negara ini terhadap Iran dengan mengatakan bahwa sebenarnya ada kesempatan untuk pendekatan dan bahkan kerjasama dan kemitraan antara kedua negara.

Dalam wawancara dengan CNN, Jumat (2/4), Faisal mengatakan, “Kami ingin Iran menghentikan aktivitasnya yang mengganggu stabilitas di kawasan dan perilaku permusuhannya. Tentu, jika Iran bersedia bersikap demikian maka akan membuka pintu bukan hanya untuk pendekatan melainkan juga bagi kemitraan.”

Dia menambahkan bahwa pendekatan tak akan tercapai tanpa teratasinya “ancaman yang sangat berbahaya” bagi stabilitas dan keamanan regional dari Libanon hingga Suriah, Irak, dan Yaman, selain aktivitas di kawasan Teluk, termasuk Saudi, di mana Iran “membekali teroris dengan perangkat pembuatan bom dan semisalnya”.

“Jika Iran bersedia menarik diri dari semua itu dan memperlakukan kawasan dengan hormat, atau berusaha memperkuat pengaruhnya melalui kanal-kanal wajar, melalui aktivitas antarnegara dan lain-lain , maka inilah yang ingin dilihat oleh Kerajaan (Saudi) sekarang, karena Iran pada akhirnya adalah bagian dari kawasan, dan akan senantiasa demikian,” terang Faisal.

Dia juga mengatakan, “Kami di Kerajaan ingin fokus pada pembangunan kami dan program ambisius kami untuk reformasi ekonomi, dan pada pencapaian kemakmuran yang berkelanjutan bagi rakyat Saudi. Ini tentu saja hanya dapat ditingkatkan melalui stabilitas di kawasan dan kerjasama dengan Iran, tapi itu membutuhkan perubahan perilaku Iran.”

Mengenai peranan AS dia mengatakan bahwa AS memiliki kepentingan vital di kawasan dan akan tetap demikian, karena itu Saudi akan terus melanjutkan kemitraan yang efektif dengannya dalam upaya menjalin stabilitas keamanan regional. (mm/raialyoum)

Baca juga:

AS Tarik Sebagian Pasukan dan Tiga Sistem Patriot dari Kawasan Teluk Persia

[Video]: Barak Militer Saudi dan Sekutunya Berkedok Kamp Pengungsi di Ma’rib

DISKUSI: