AS Tarik Sebagian Pasukan dan Tiga Sistem Patriot dari Kawasan Teluk Persia

0
412

Washington, LiputanIslam.com –   Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah memerintah penarikan sebagian pasukan negara ini dari kawasan Teluk Persia, terutama Arab Saudi.

Surat kabar Wall Street Journal (WSJ) melaporkan hal tersebut Kamis (1/4) sembari menyebutkan bahwa dengan langkah-langkah yang sejauh ini belum diumumkan AS telah menarik sedikitnya tiga baterai sistem pertahanan udara Patriot, yang satu di antaranya pernah dikerahkan sejak beberapa tahun lalu di Pangkalan Udara Amir Sultan, Arab Saudi, dengan tujuan melindungi pasukan AS yang ada di sana.

WSJ mengutip konfirmasi sejumlah pejabat bahwa kapal induk Eisenhower serta sistem-sistem pemantauan dan intelijen juga ditarik dari Timur Tengah dengan tujuan memenuhi kebutuhan militer AS di berbagai kawasan lain, sementara opsi tambahan untuk mengurangi eksistensi militer AS di Timur Tengah juga sedang dipelajari.

Secara spesifik, para pejabat itu mengkonfirmasi bahwa inisiatif telah diajukan untuk menarik sistem pertahanan udara THAAD dari kawasan tersebut, namun sejauh ini masih tersebar di sana.

WSJ menyebutkan bahwa langkah-langkah ini membuka jalan untuk menarik ribuan tentara AS dari Timur Tengah di masa mendatang.

Menurut WSJ, militer AS di Timur Tengah saat ini diperkirakan mencapai 50 ribu personil, setelah sempat mencapai 90 ribu pada puncak eskalasi antara AS dan Iran dua tahun lalu di era kepresidenan Donald Trump.

Para pejabat itu juga mengatakan bahwa menyusul pengurangan jumlah pasukan itu Pentagon menugaskan sebuah tim ahli untuk mempelajari berbagai opsi untuk melindungi Saudi yang belakangan ini semakin kerap mendapat serangan dari kelompok-kelompok yang terkait dengan Iran di Yaman dan Irak, terutama Ansarullah yang berkuasa di Sanaa, ibu kota Yaman.

Langkah-langkah yang dipelajari oleh tim itu antara lain membekali Saudi dengan beberapa jenis alutsista, termasuk sistem yang dikhususkan untuk mencegat rudal, selain pengembangan pertukaran informasi intelijen serta pelatihan dan program pertukaran militer antara AS dan Saudi. (mm/raialyoum)

Baca juga:

[Video]: Barak Militer Saudi dan Sekutunya Berkedok Kamp Pengungsi di Ma’rib

Ansarullah: Koalisi Saudi Tampung Kawanan Teroris di Kamp Pangungsi

DISKUSI: