Turki Sebut Putusan Pengadilan Khashoggi Tidak Mencerminkan Keadilan

0
121

Ankara, LiputanIslam.com –  Pemerintah Turki dan berbagai pihak internasional menilai putusan pengadilan Arab Saudi terkait dengan kasus pembunuhan jurnalis Saudi tidak mencerminkan keadilan yang dikehendaki masyarakat dunia.

Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataannya menegaskan bahwa penjatuhan vonis hukuman mati terhadap lima terdakwa dan pembebasan dua terdakwa utama “tidaklah memenuhi keinginan negara kami dan masyarakat internasional dalam menyoroti semua aspek kejahatan ini dan pencapaian keadilan.”

Kementerian ini menambahkan, “Nasib jenazah Khashoggi dan identifikasi para penghasut pembunuhan serta para kolaborator potensial setempat merupakan pertanyaan yang masih belum terjawab, dan ini merupakan kesenjangan mendasar dalam proses peradilan.”

Sementara itu, juru bicara Partai Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa di Turki, Omar Glick, mengatakan bahwa keputusan pengadilan Saudi itu tidak memuaskan sehingga kekhawatiran Turki selama ini benar.

Glick menyerukan transparansi dalam penyelidikan pembunuhan Khashoggi, pembentukan pengadilan yang disegani, dan “perlunya memegang pengadilan berstandar lebih tinggi di Istanbul di bawah pengawasan lembaga internasional.”

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan “penyelidikan independen dan tidak memihak” atas kasus pembunuhan jurnalis oposisi Saudi yang terjadi di konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada awal Oktober tahun lalu.

Baca: Saudi Vonis Hukuman Mati 5 Terdakwa Pembunuhan Khashoggi, Tapi 2 Tokoh Utamanya Dibebaskan

Juru bicara Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Stephane Dujarric kepada wartawan di New York, AS, menyatakan “Sekjen terus menekankan perlunya penyelidikan independen dan tidak memihak atas pembunuhan ini untuk memastikan akurasi penuh pelanggaran hak asasi manusia dalam kasus ini dan demi meminta pertanggungjawaban pelaku.”

Dia menambahkan, “Sekjen menegaskan kembali komitmen PBB untuk menjamin kebebasan berekspresi dan melindungi wartawan, serta penentangan kami yang terus-menerus terhadap penerapan hukuman mati.”

Baca: Erdogan: Saudi Ancam Usir 4 Juta Orang Pakistan Jika Imran Khan Ikuti KTT Kuala Lumpur

Lynn Maalouf, direktur penelitian Timur Tengah di Amnesty International menilai persidangan atas Khashoggi yang dilakukan secara tertutup di Saudi tidak adil.

“Putusan itu digunakan untuk pemutihan dan tidak membawa keadilan bagi Jamal Khashoggi dan kerabatnya,” ujar Maalouf.

Dia menambahkan bahwa “putusan ini gagal untuk mengatasi keterlibatan pihak berwenang Saudi dalam kejahatan ini atau memperjelas lokasi sisa-sisa (jenazah) Khashoggi.” (mm/raialyoum/anatolia)

DISKUSI: