Saudi Vonis Hukuman Mati 5 Terdakwa Pembunuhan Khashoggi, Tapi 2 Tokoh Utamanya Dibebaskan

0
127

Riyadh, LiputanIslam.com –  Lima orang telah dijatuhi vonis hukuman mati terkait kasus pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi, namun dua tokoh utama yang diselidiki atas pembunuhan itu justru dibebaskan sehingga Saudi mendapat kecaman dari luar negeri.

“Pengadilan telah mengeluarkan hukuman mati pada lima pria yang secara langsung terlibat dalam pembunuhan itu,” ungkap juru bicara Kejaksaan Arab Saudi, Shalaan al-Shalaan, dalam jumpa pers, Senin (23/12/2019).

Mengenai tokoh pertama dia mengatakan,”Semua orang yang terbukti terlibat dalam kasus Khashoggi diadili… Ahmed al-Asiri dibebaskan setelah diselidiki karena kurangnya bukti tuduhan terhadapnya.”

Sedangkan mengenai tokoh kedua dalam pembunuhan Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober tahun lalu itu, dia mengatakan, “Saud Al-Qahtani diselidiki karena pembunuhan Khashoggi dan dia tidak didakwa.”

Menurutnya, pengadilan mengadakan sembilan sesi sidang kasus Khashoggi, putusan dikeluarkan dalam sesi kesepuluh, perwakilan dari keluarga Khashoggi serta pemerintah Turki menghadirinya, terpidana tidak bermusuhan dengan Khashoggi, dan pembunuhan tidak direncanakan sebelumnya.

Dia menjelaskan bahwa 11 tahanan berstatus terdakwa, lima di antaranya divonis hukuman mati dan tiga lainnya dijatuhi hukuman penjara total 24 tahun.

Juru bicara itu menambahkan, “Pengadilan menolak permintaan yang berkaitan dengan 10 orang, dan memutuskan bahwa mereka harus dibebaskan karena kurangnya bukti, termasuk Ahmed Asiri, mantan wakil kepala intelijen Saudi, dan seorang konsultan di pengadilan kerajaan Saudi, Saud Al-Qahtani.”

Baca: Erdogan: Saudi Ancam Usir 4 Juta Orang Pakistan Jika Imran Khan Ikuti KTT Kuala Lumpur

Al-Shalaan juga menyebutkan, “Putusan-putusan dalam kasus Khashoggi itu belum final, dapat diajukan banding, dan setelah banding, putusan tersebut diajukan ke Mahkamah Agung.”

Terkait vonis tersebut, Sekjen kelompok kebebasan pers Reporters Without Borders, Christophe Deloire, berkomentar, “Ketika Saudi menjatuhkan lima hukuman mati atas pembunuhan Khashoggi, kami takut itu adalah cara untuk membungkam mereka selamanya dan menyembunyikan kebenaran.”

Dia menambahkan, “Persidangan itu tidak menghormati prinsip-prinsip keadilan yang diakui secara internasional,” dan putusan ini bisa jadi merupakan “sarana untuk membungkam para saksi pembunuhan itu selamanya.”

Baca: Adakan KTT Forum Negara-Negara Islam, Malaysia Ditegur Raja Saudi

Tidak ada tuntutan yang diajukan terhadap Saud Al-Qahtani, penasihat dekat Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Ms Callamard pada Juni lalu menyimpulkan bahwa kematian Khashoggi adalah “eksekusi di luar hukum” yang dilakukan oleh negara Saudi, dan bahwa ada bukti yang dapat dipercaya yang menjamin penyelidikan lebih lanjut bahwa pejabat tingkat tinggi, termasuk Putra Mahkota Mohammed bin Salman, secara individual bertanggung jawab atas kasus ini. (mm/raialyoum/bbc)

DISKUSI: