Turki Nyatakan 3 Tentaranya Tewas dan Luka Terkena Serangan di Idlib

0
117

Ankara, LiputanIslam.com –  Kementerian Pertahanan Turki mengumumkan satu tentaranya tewas dan dua lainnya cedera akibat serangan yang menyasar ambulan lapis baja pasukan Turki di provinsi Idlib, Suriah.

Kementerian itu dalam sebuah statemennya, Jumat (5/6/2020), menyebutkan bahwa segera setelah kejadian itu pasukan Turki segera membalas dengan melepaskan tembakan ke arah sumber serangan, tanpa menyebutkan pihak pelaku dan lokasi serangan itu.

Turki menempatkan pasukannya di provinsi tersebut dengan dalih mencegah pasukan pemerintah Suriah memperluas kendali atas daerah yang menjadi benteng terakhir kubu pemberontak dan oposisi Suriah yang didukung Turki.

Pada awal Maret lalu pembicaraan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Turki Recep Tayyip Erdogan di Moskow menghasilkan perjanjian gencatan senjata di Idlib, yang mengakhiri konfrontasi antara pasukan Suriah dan Turki di wilayah tersebut.

Dalam peristiwa lain, kantor Berita Suriah, SANA, mengutip pernyataan sumber-sumber lokal bahwa dua warga sipil tewas dan tiga lainnya menderita luka akibat ledakan bom mobil di kota Ras Al-Ain, provinsi Hasakah.

Baca: Irak dan Suriah Jadi Ajang Uji Coba Senjata-senjata Koalisi Internasional

Disebutkan bahwa ledakan bom “taksi” di dekat rumah sakit telah menewaskan dua anak kecil dan melukai tiga lainnya serta menyebabkan kerusakan materi.

Ras Al-Ain tercakup dalam zona operasi militer bersandi “Musim Semi Damai” yang dilancarkan pasukan Turki sejak 9 Oktober 2019 terhadap Unit Perlindungan Rakyat (YPG), sebuah kelompok milisi Kurdi Suriah yang disebut Turki sebagai organisasi teroris.

Baca: Mesir Kecam Tindakan Turki Mengirim Ribuan Kombatan dari Suriah ke Libya

Sejak itu, pasukan Turki dan faksi-faksi sekutunya di wilayah itu kerap mendapat serangan bom mobil dan bom rakitan yang diduga Turki dilancarkan oleh milisi Kurdi. (mm/raialyoum)

DISKUSI: