Trump: Negara-Negara Arab Bertanya Kapan Diumumkan Normalisasi Mereka dengan Israel

0
78

Washington, LiputanIslam.com –   Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa beberapa negara Arab telah melakukan kontak dengan pemerintahannya dan sedang menunggu giliran mereka untuk menyelesaikan perjanjian normalisasi dengan Israel sebagaimana telah dilakukan oleh Uni Emirat Arab (UEA).

“Ada negara-negara lain di Timur Tengah yang memiliki kontak intensif dengan kami dan bertanya, kapan giliran kami akan datang, kapan kami akan menandatangani (perjanjian dengan Israel)?” ungkap Trump alam konferensi pers di Gedung Putih, Jumat (4/9/2020).

“Saya pikir perdamaian besar akan terjadi di Timur Tengah, dan tidak ada orang yang bisa mengucapkan kata-kata demikian untuk waktu yang lama,” lanjutnya.

Dalam konferensi pers yang sama dia juga mengatakan bahwa Kosovo, yang dihuni oleh mayoritas Muslim, telah bersetuju untuk pemulihan hubungan dengan Israel.

Selanjutnya, di halaman Twitternya Presiden AS menuliskan,”Hari besar baru untuk perdamaian di Timur Tengah. Kosovo, yang mayoritas penduduknya Muslim, dan Israel telah setuju untuk menormalisasi hubungan dan membangun hubungan diplomatik. Kerja bagus! Lebih banyak negara Muslim dan Arab akan segera menyusul!”

Pada 13 Agustus, UEA, Israel, dan AS dalam sebuah pernyataan bersama mengumumkan bahwa kesepakatan UEA-Israel telah dicapai untuk normalisasi hubungan antara keduanya.

Penandatangan perjanjian normalisasi itu yang diharapkan akan dilakukan pada 13 September di Washington, dan sejak itu UEA akan resmi menjadi negara Arab ketiga yang mencapai perdamaian dengan Israel dan menjalin hubungan formal dengannya, setelah Mesir pada tahun 1979 dan Yordania pada 1994.

Trump juga telah mengaku melihat adanya kemungkinan Saudi membuat perjanjian serupa dengan Israel, sementara sumber resmi mengatakan bahwa Bahrain adalah negara berikutnya setelah UEA yang akan mengumumkan normalisasi hubungan dengan Israel.

Rakyat dan berbagai faksi pejuang Palestina serta Iran mengutuk normalisasi hubungan UEA dengan Israel. (mm/rta)

Baca juga:

Ikuti Jejak Saudi, Bahrain Setujui Buka Zona Udaranya untuk Penerbangan Israel-UEA

Liga Arab Dilanda “Pertempuran Sengit” Mengenai Nomalisasi Arab-Israel

DISKUSI: