Trump Membagikan Cuitan bahwa Fisikawan Iran yang Terbunuh Sudah Lama Diincar Mossad

0
135

Presiden AS, Donald Trump. Sumber foto: Presstv

Washington, LiputanIslam.com –   Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membagikan cuitan  seorang jurnalis Israel Yossi Melman ihwal serangan yang menewaskan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh-Mahavadi.

Dalam cuitan itu Melman menyebut bahwa Fakhrizadeh adalah “kepala program militer rahasia Iran, dan sudah bertahun-tahun diincar oleh Mossad”.

Dia juga mencuit, “Kematiannya merupakan pukulan psikologis dan profesional bagi Iran.”

Surat kabar Mehr News milik Iran menyebutkan bahwa dengan meretweet cuitan itu Trump secara implisit mengkonfirmasi keterlibatan dinas rahasia Israel, Mossad, dalam pembunuhan Fakhrizadeh.

Fakhrizadeh  tewas diserang oleh sekelompok orang tak dikenal ketika dia dan sejumlah pengawalnya sedang dalam perjalanan dengan mengendarai mobil di daerah Damavand, provinsi Teheran, Jumat (27/11/2020).

Surat kabar New York Times (NYT) mengutip pernyataan seorang pejabat pemerintah dan  dua pejabat intelijen AS bahwa Israel berada di balik pembunuhan Fakhrizadeh.

NYT menyatakan tidak jelas seberapa jauh AS mengetahui ihwal seragan teror itu sebelumnya, namun Israel merupakan sekutu terdekat AS dan telah lama terlibat kegiatan berbagi informasi intelijen dengannya mengenai Iran.

Surat kabar ini juga menyebutkan bahwa Gedung Putih dan dinas rahasia AS, CIA, menolak berkomentar mengenai serangan teror tersebut.

Sementara itu, Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan kepada segenap pihak agar menahan diri dan menghindari langkah apapun yang dapat memicu eskalasi menyusul terbunuhnya Fakhrizadeh.

Farhan Haq selaku juru bicara Guterres mengatakan, “Kami telah menyimak laporan-laporan mengenai pembunuhan ilmuwan nuklir Iran di dekat Teheran hari ini. Kami menyerukan penahanan diri dan keharusan menghindari langkah apapun yang akan menyebabkan eskalasi ketegangan di kawasan.” (mm/mehrnews/alalam)

Baca juga:

Curigai Israel, Para Jenderal Iran Bersumpah akan Membalas Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

Foreign Policy: Iran Lebih Resistan dari Prediksi Gedung Putih dan Israel

DISKUSI: