Foreign Policy: Iran Lebih Resistan dari Prediksi Gedung Putih dan Israel

0
142

Teheran,LiputanIslam.com-Sebuah media AS dalam analisisnya menyatakan, Iran bisa bertahan menghadapi Kebijakan Tekanan Maksimum Pemerintahan Donald Trump, melebihi yang bisa dibayangkan Gedung Putih dan Rezim Zionis.

“Meski AS sukses dalam menciptakan piramida tekanan ekonomi melalui kampanye Tekanan Maksimum, namun hasil yang jelas terlihat adalah kampanye ini tidak bisa memaksa Iran melakukan perundingan baru terkait kesepakatan nuklir dengan Trump,”tulis Foreign Policy.

“Iran menunjukkan bahwa dirinya jauh lebih resistan daripada yang diprediksi Gedung Putih dan Israel. Teheran dengan Perlawanan Maksimumnya membalas (Tekanan Maksimum) dengan sejumlah tindakan, seperti serangan ke infrastruktur minyak para sekutu AS, mengembangkan program nuklirnya, dan menolak untuk berunding,”tandas media AS ini.

Sejak keluar secara sepihak dari JCPOA, Pemerintah AS memberlakukan berbagai sanksi atas Iran. Washington juga melakukan beberapa tindakan provokatif, di antaranya adalah teror terhadap Komandan Pasukan Qods IRGC, Jenderal Qassem Soleimani.

Trump berjanji akan memaksa Iran kembali ke meja perundingan dengan melancarkan kampanye Tekanan Maksimum, dengan tujuan mendapatkan “kesepakatan yang lebih baik.”

Sudah lebih dari 2 tahun berlalu sejak janji itu, namun Pemerintahan Trump gagal mewujudkannya. Inilah yang menyebabkan Trump menjadi sasaran kritik dari berbagai pihak di AS. (af/fars)

Baca Juga:

Komandan IRGC: AS Tak Punya Opsi Perang Terhadap Iran

Propaganda ‘Serangan AS ke Iran’ Cuma Omong Kosong, Apa Alasannya?

DISKUSI: