Tragis, Seorang Bocah Palestina Jatuh dan Gugur Ketika Dikejar Pasukan Zionis di Tepi Barat

0
138

Betlehem, LiputanIslam.com   Seorang bocah kecil Palestina gugur ketika dikejar oleh pasukan pendudukan Israel di daerah Tekoa, selatan Betlehem, Kamis (29/9).

Sumber medis melaporkan bahwa bocah bernama Rayan Suleiman yang masih berusia tujuh tahun sempat dilarikan ke ke Rumah Sakit Beit Jala, namun tim medis tidak dapat mengaktifkan kembali jantungnya.

Moussa Al-Shaer, pejabat daerah Tekoa, mengatakan bahwa Rayan Suleiman, yang baru duduk di kelas empat sekolah dasar, dikejar oleh pasukan Zionis di sekitar sekolah hingga jatuh dari ketinggian, yang menyebabkannya menderita luka parah.

Hari itu pasukan Zionis menyerang dan menembakkan peluru karet dan gas air mata terhadap para siswa sekolah-sekolah di Kamp Jenin yang mengadakan aksi protes atas pembantaian di Kamp Jenin.

Amerika Serikat menyerukan penyelidikan “menyeluruh dan segera” atas kematian bocah lelaki Palestina itu, ungkap wakil juru bicara Kemlu AS Vidant Patel.

Di hari yang sama, dua warga Palestina terluka oleh peluru tajam tentara Israel, dan dua lainnya ditangkap di wilayah selatan Tepi Barat.

Sumber medis Palestina mengaku menangani dua korban luka yang jatuh dalam bentrokan yang meletus di lingkungan Bab al-Zawiya, Al-Khalil (Hebron). Dua korban itu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Saksi mata mengatakan bentrokan itu meletus menyusul unjuk rasa mengutuk pembunuhan empat warga Palestina di kota Jenin pada hari Rabu.

Menurut saksi mata, pasukan Zionis menggunakan peluru tajam dan gas air mata untuk membubarkan unjuk rasa, dan menangkap dua warga Palestina.

Kementerian Kesehatan Palestina, Rabu, mengumumkan empat warga Palestina gugur di kota Jenin dalam  peristiwa operasi pasukan Zionis Israel.

Sebelum itu, pasukan Zionis menyerbu Sekolah Al-Hajaria yang dikhususkan untuk siswa laki-laki di Al-Khalil.

Saksi mata mengatakan, “Pasukan Israel menyerang staf pengajar dan siswa, dan menyemprot beberapa dari mereka dengan gas merica, setelah mereka mencoba untuk mencegah pasukan itu menyerbu sekolah dan memasuki ruang kelas.”

Saksi mata menunjukkan bahwa dua siswa sekolah itu ditahan selama beberapa jam.

Di media sosial beredar video penyerbuan sekolah yang disusul dengan penahanan dua siswa tersebut. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Israel Setujui Teror atas Para Petinggi Kubu Resistansi

Pasukan Zionis Mengganas di Jenin, Empat Orang Palestina Gugur

DISKUSI: