Tolak Serahkan Barang Bukti, Palestina Nyatakan Penyelidikan Pembunuhan Shireen Hampir Selesai

0
122

Ramallah, LiputanIslam.com  Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh kembali menegaskan penolakan Otoritas Palestina atas partisipasi pihak Israel dalam penyelidikan  kasus pembunuhan jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Aqleh.

Dalam pidatonya di rumah duka di Ramallah pada Ahad malam (15/5), Shtayyeh mengatakan, “Komite investigasi akan menyelesaikan pekerjaannya dalam waktu yang sangat singkat, dengan profesionalisme tinggi.  Peluru dikirim ke laboratorium kriminal Palestina, dan kami tidak akan menyerahkan barang bukti apa pun kepada siapa pun karena kami tahu mereka dapat memalsukan fakta.”

Shtayyeh menyebutkan adanya tekanan besar terhadap pihak Palestina agar  melakukan penyelidikan bersama dengan Israel, namun dia menekankan penolakan terhadap tekanan ini, karena yang menembak mati Shireen di Jenin tak lain adalah tentara pendudukan Israel.

“Kami juga menolak penyelidikan internasional karena kami mempercayai kemampuan kami, kami sama sekali tidak mempercayai rezim pendudukan, dan kejahatan pembunuhan ini akan diadukan ke Mahkamah Pidana Internasional.”

Sembari menegaskankan  tanggung jawab penuh Israel atas pembunuhan tersebut, Shtayyeh menyebut Shireen sebagai “model wanita Palestina terhormat yang menjalankan misinya dengan profesionalitas tinggi”.

“Shireen telah melakukan survei rakyat Palestina mengenai spirit resistensi Palestina, dan duniapun mengutuk kejahatan ini, dia ingin rezim pendudukan dikutuk di semua ibu kota dunia,” lanjutnya.

Sementara itu, TV Israel saluran 12 melaporkan bahwa Amerika Serikat meminta Israel memberikan penjelasan mengenai penyilidikan atas pembunuhan Shireen Abu Aqleh. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Pertama Kali, Ini Pengakuan Tentara Israel Penembak Shireen Abu Aqleh

Diancam akan Dihabisi Israel, Yahya Sinwar Malah Muncul dan Menantang

DISKUSI: