Diancam akan Dihabisi Israel, Yahya Sinwar Malah Muncul dan Menantang

0
19

Gaza, LiputanIslam.com  Meski diancam akan dibunuh oleh Israel, Pemimpin Hamas di Jalur Gaza, Yahya Sinwar, justru menantang Rezim Zionis Israel ketika dia muncul dan menyampaikan belasungkawa kepada kantor saluran TV Al-Jazeera di Gaza atas gugurnya jurnalis Shireen Abu Akleh.

“Saya siap untuk muncul secara langsung, saya tidak bersembunyi, kami tidak memperhitungkan rezim pendudukan (Israel), dan kami tahu tidak semua plot maupun kekuatan mereka dapat tertunda barang satu menit, ”ujarnya, sembari menyebut Israel sebagai pengecut, Sabtu (14/5).

“Orang yang mengambil keputusan untuk membom kantor Al-Jazeera, dan orang yang mengambil keputusan untuk mematahkan tangan Jivara al-Badri di Sheikh Jarrah adalah orang yang juga telah mengambil keputusan untuk membunuh Shereen Abu Aqila,” imbuhnya.

Dia juga mengatakan, “Martir Abu Aqila dibunuh lebih dari sekali, ketika pertama kali dia diserang, dan kemudian ada upaya-upaya untuk mencegah pemakamannya dengan cara yang sesuai dengan kedudukannya dan serangan terhadap peti jenazahnya. Semua kejahatan ini tidaklah gugur akibat keusangan.”

Dia kemudian mengecam standar ganda internasional dalam menyikapi kejahatan Israel tersebut, dan mendesak masyarakat internasional agar bergerak secepatnya untuk memberi tindakan hukum terhadap Israel atas kejahatannya. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Pasukan Israel Serang Prosesi Pemakaman Jenazah Shireen Abu Aqleh

Brigade al-Quds Akui Bunuh Serdadu Israel di Jenin

 

DISKUSI: