Pertama Kali, Ini Pengakuan Tentara Israel Penembak Shireen Abu Aqleh

0
47

Quds, LiputanIslam.com  Surat kabar Israel Haaretz, Ahad (15/5), memuat rincian baru terkait dengan penyelidikan militer Israel atas penembakan terhadap wartawati jaringan berita Al Jazeera Shirin Abu Aqleh.

Menurut surat kabar Al-Quds, sesuai penyelidikan Israel, tentara unit Dovdovan yang datang untuk menangkap seorang aktivis Jihad Islam melepaskan tembakan setidaknya enam kali di daerah antara kamp pengungsi Jenin dan Wadi Burqin dalam operasi pada Rabu pagi pekan lalu.

Penyelidikan itu menyebutkan; “Dalam satu kasus, seorang tentara (penembak jitu) menembak dari jarak sekitar 190 meter dari jurnalis Abu Aqleh, sementara tentara itu duduk dan mengangkat senapan sniper dengan penglihatan teleskopik di jip militer, dan menembak dari lubang di jip.”

Penyelidikan itu mengklaim; “Tentara itu mencoba untuk membidik seorang pria bersenjata Palestina yang muncul tiga kali dari balik tembok dan menembaki jip, sementara para jurnalis berada tak jauh di belakangnya, dan penembakan dari jip memberikan sudut pandang yang terbatas.”

Tentara Israel kepada tim penyelidik bahwa mengaku “tidak melihat Abu Aqleh dan tak juga berusaha mencelakannya”.

Menurut klaim penyelidikan itu, sekelompok orang bersenjata berada di belakang para wartawan dan melepaskan tembakan terhadap tentara, dan karena itu sumber tembakan yang menerjang Abu Aqleh tak akan dapat diketahui selama pengujian tidak dilakukan.

Jurnalis Shireen Abu Aqleh gugur ketika meliput peristiwa serbuan pasukan Zionis Israel ke kamp Jenin pada pagi hari Rabu 11 Mei 2022. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Pasukan Israel Serang Prosesi Pemakaman Jenazah Shireen Abu Aqleh

Sayid Nasrallah: Gugurnya Shireen Permalukan Penormalisasi Hubungan dengan Israel

DISKUSI: