Tokoh Oposisi Saudi Terbunuh di Lebanon

0
317

Beirut, LiputanIslam.com   Seorang tokoh oposisi Arab Saudi yang tinggal di Libanon tewas di pinggiran Beirut, ibu kota Lebanon, dan dua saudara laki-lakinya ditangkap sehubungan dengan insiden ini, ungkap polisi Libanon dan satu sumber keamanan, Senin (11/7).

Korban ditikam sampai mati pada hari Sabtu di rumahnya di daerah Beirut selatan yang dikenal berada di bawah kendali keamanan kelompok pejuang Hizbullah.

Pasukan Keamanan Dalam Negeri Lebanon dalam sebuah pernyataan menyebutkan bahwa dua saudara korban mengaku membunuhnya “karena alasan keluarga”.

Polisi mengidentifikasi korban hanya dengan inisialnya, namun seorang sumber keamanan mengatakan kepada AFP bahwa korban adalah oposan Saudi bernama Maneh al-Yami.

Al-Yami pada tahun 2020 membantu mendirikan Partai Majelis Nasional, sebuah partai oposisi Saudi yang terdiri dari para oposan Saudi yang diasingkan di Inggris, AS, dan negara-negara lain.

Dia menikahi mantan istri saudara laki-lakinya, dan terbunuh dalam perebutan hak asuh anak, kata seorang sumber keamanan Lebanon, yang berbicara dengan syarat anonim.

Partai Majelis Nasional mengaku sedang berusaha menyelidiki “rincian dan motif” pembunuhan dan hal ihwal mereka yang terlibat.

Partai itu juga menyebutkan bahwa Al-Yami sempat berhubungan dengan PBB tentang upayanya untuk mendapatkan suaka di negara lain.

Arab Saudi adalah monarki absolut yang tidak mentolerir oposisi politik.

Partai Majelis Nasional adalah perlawanan politik terorganisir pertama selama pemerintahan Raja Salman. Pembentukannya terjadi ketika  Kerajaan Saudi semakin getol memerangi keragaman pendapat dan kebebasan berekspresi. (mm/raialyoum/al-monitor)

Baca juga:

AS Pertimbangkan Cabut Larangan Penjualan Senjata Ofensif ke Arab Saudi

Sanaa: Kami akan Runtuhkan Takhta Zionis Koalisi Saudi

DISKUSI: