Tim PBB Temui Awak Kapal UEA yang Disita Ansarullah di Yaman

0
119

Alsalif, LiputanIslam.com –   Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa sebuah tim yang berafiliasi dengannya meninjau pelabuhan Al-Salif, Yaman, dan menemui awak kapal Rwabee milik Uni Emirat Arab (UEA) yang disita oleh pasukan Ansarullah (Houthi) karena memuat peralatan militer pada awal bulan ini.

Misi PBB untuk Mendukung Perjanjian Hodeidah (United Nations Mission to support the Hudaydah Agreement/UNMHA) dalam sebuah pernyataan yang diposting di akun Twitter-nya, Rabu (12/1), menyebutkan: “Malam ini, tim UNMHA melakukan kunjungan mingguan ke pelabuhan Salif dan daerah sekitarnya, dan tim UNMHA memeriksa kapal Rawabi dari jauh dan berkomunikasi dengan anggota krunya.”

Tim UNMHA mencatat dalam sebuah cuitannya bahwa “tim misi ini tidak melihat adanya indikasi militerisasi selama kunjungannya ke Pelabuhan Al-Salif, dan tim patroli yang tidak disebutkan namanya mengunjungi pasar ikan lokal dan sebuah sekolah di Saleef untuk berinteraksi dengan warga setempat.”

Pada 3 Januari lalu juru bicara tentara Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah, Brigjen Yahya Saree, mengumumkan bahwa “sebuah kapal kargo UEA telah ditahan di lepas pantai provinsi Hudaydah karena membawa peralatan militer dan melakukan tindakan agresif.”

Saree juga menayangkan klip video yang memperlihatkan beberapa kendaraan militer dan amunisi yang ada di atas dek kapal tersebut.

Di pihak lain juru bicara koalisi Arab yang dipimpin Saudi, Turki Al-Maliki, menyebut bahwa kapal itu sedang dalam pelayaran dari Pulau Socotra, Yaman selatan, menuju ke pelabuhan Jizan, Saudi. Menurutnya, kapal itu memuat peralatan medis yang dipakai untuk mengoperasikan rumah sakit lapangan di pulau tersebut. (mm/rt/almayadeen)

Baca juga:

Pertempuran Sengit di Shabwah, Ansarullah Mengaku Tewaskan 500-an Teroris ISIS dan Antek UEA

Kena Bully di Medsos, Saudi Sebut Video Hoaxnya tentang “Bengkel Rudal” di Yaman sebagai “Salah Putar”

 

DISKUSI: