Tikam Polisi Israel, Satu Pemuda Palestina Gugur dan Dipuji Kelompok-Kelompok Pejuang

0
262

Quds, LiputanIslam.com –  Satu pemuda Palestina gugur ditembak oleh polisi Israel setelah menikam dua polisi di kota Quds (Yerussalem) Timur pada Rabu malam (17/11). Keberanian pemuda itu mendapat pujian dari berbagai faksi pejuang Palestina.

Polisi Israel menyatakan pemuda Palestina itu telah menikam dua polisi perbatasan Israel yang sedang bertugas di lokasi dekat sekolah agama Ateret Cohanim.

“Para petugas kepolisian dan penjaga keamanan sipil yang ada dilokasi telah menetralisirnya dengan tembakan,” ungkap kepolisian Israel dalam sebuah pernyataan.

Polisi Israel juga menyebutkan bahwa tikaman pemuda Palestina tersebut menyebabkan dua penjaga perbatasan menderita luka ringan dan sedang.

Beberapa faksi Palestina, termasuk Jihad Islam Palestina (PIJ) dan Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), memuji serangan pemuda Palestina bernama Umar Abu Asab dari distrik Al-Isawiya, Quds, tersebut.

Jubir PIJ di Tepi Barat, Tariq Izzuddin, mengatakan, “Kami mengucapkan selamat atas operasi gagah berani itu, dan mengucapkan salam kepada ruh pemuda pejuang itu, yang akan menjadi duri di tenggorokan rezim pendudukan sehingga tak akan pernah menikmati rasa tentram dan aman selagi mereka masih menghinggapi dada kami, menghancurkan rumah-rumah kami, dan mengusir orang-orang kami.”

Senada dengan ini, juru bicara Hamas Hazim Qasim, menyebut serangan pemuda Palestina tersebut sebagai operasi berani mati syahid yang menunjukkan bahwa bangsa Paletina terus berjuang melawan Israel  tanpa bisa dihentikan oleh rezim Zionis tersebut.

“Operasi penuh pengobanan diri yang membuat pelakunya gugur syahid ini merupakan gambaran dari konflik besar bangsa dan para pejuang kami melawan rezim pendudukan, dan konflik tak akan pernah berakhir kecuali dengan kemenangan bangsa kami selaku pemilik tanah, hak dan sejarah,” ungkapnya.

Gerakan Mujahidin  Palestina juga memuji operasi penikaman polisi Israel oleh Umar Abu Asab dan mengucapkan selamat kepada penduduk Quds atas keberanian Umar. Faksi ini juga menekan bahwa resistensi merupakan satu-satunya opsi untuk pembebasan Palestina dari cengkraman kaum Zionis.

Faksi ini menyatakan, “Kami mengucapkan selamat kepada penduduk wilayah penduduk Quds dan Tepi Barat dengan semua pemudanya, kaum pria dan perempuannya dan para orang-orang tuanya merdeka. Kami juga menegaskan bahwa Quds dan para pejuangnya merupakan pejuang teladan bagi bangsa kita, yang melawan rezim pendudukan dengan segala sarana yang tersedia, dan menjadi benteng di depan segala konspirasi yang bertujuan menistakan kesucian dan tanah kita.” (mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

Shin Bet Disebut Kerap Rekayasa Dakwaan, Bahkan atas Warga Israel Sendiri

Satu Orang Palestina Gugur Ditembak Pasukan Zionis Israel

DISKUSI: