Terserang Gelombang Baru Pandemi, Iran Umumkan Mobilisasi Umum

0
59

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani mengumumkan “mobilisasi umum” untuk melawan gelombang ketiga pandemi Covid-19 atas usulan Kementerian Kesehatan dan Pusat Operasi Penanggulangan Covid-19, dan dengan demikian akan diterapkan pembatasan berskala besar di berbagai kota negara ini.

Kementerian Kesehatan mengumumkan jumlah terbesar kasus infeksi harian. Rouhani lantas mengumumkan pernyataan melalui berbagai media resmi.

“Saya menyerukan kepada seluruh lembaga pemerintah dan pilar-pilar negara serta berbagai institusi lainnya untuk bersiap membantu Kementerian Kesehatan dan para tenaga kesehatan dengan segala fasilitas yang tersedia,”seru Rouhani, Ahad (15/11/2020).

Sehari sebelumnya pemerintah menyatakan akan menerapkan pembatasan ekstra ketat di Teheran dan sekira 100 kota dan daerah di seluruh penjuru negara Republik Islam ini per 21 November 2020.

Sesuai pembatasan ini, pekerjaan dan layanan non-darurat akan diliburkan, sementara jalur akses antarkota dan daerah tersebut ditutup untuk sementara waktu.

Para pejabat Iran kembali mengeluhkan banyaknya orang yang mengabaikan imbauan untuk menetap di dalam rumah. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Teheran Mohsen Hasyemi bahkan memperingatkan resiko lonjakan kasus kematian hingga 1000 orang perhari dalam beberapa pekan mendatang.

Kementerian Kesehatan Iran, Ahad, mengumumkan bahwa kasus infeksi Covid-19 di negara ini mencapai 12,543 dalam 24 terakhir sehingga total kasus berjumlah 762,068.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Sima Sadat  Lari mengatakan kepada televisi resmi bahwa sebanyak 459 orang meninggal dunia akibat virus tersebut dalam 24 terakhir sehingga total jumlah kematian menjadi 41,493 kasus, jumlah terbesar di kawasan Timteng. (mm/alalam/raialyoum)

Baca juga:

Iran Bantah Keras Klaim Dibunuhnya Pemimpin al-Qaeda di Wilayahnya

Israel Dilaporkan Berpotensi Melancarkan Serangan Pre-Emptive terhadap Iran

DISKUSI: