Tepi Barat Memanas, 5 Orang Palestina Gugur, Ini Sumpah Hamas dan Jihad Islam

0
207

Ramallah, LiputanIslam.com –  Para pemimpin Palestina mengutuk aksi brutal pasukan Zionis Israel yang telah menewaskan sejumlah lima orang Palestina di Tepi Barat pada dini hari Ahad (26/9).

Kementerian Kesehatan Palestina dalam sebuah statemennya menyebutkan, “Lima orang gugur syahid diterjang peluru rezim pendudukan pada pagi hari ini (Ahad); dua di Jenin dan tiga di utara Quds (Yerussalem).”

Wali Kota Jenin Akram Al-Rajub, kepada radio resmi mengatakan bahwa sembilan orang Palestina menderita luka-luka ditembak pasukan Zionis Israel di Jenin, delapan di antaranya dilarikan ke rumah sakit dan satu lainnya ditangkap oleh pasukan Zionis.

Beberapa sumber menyebutkan empat orang Palestina juga gugur ditembak pasukan Israel; tiga di barat Quds dan satu di Jenin.

Kantor berita resmi melaporkan bahwa pasukan Zionis menahan satu lagi jenazah  orang Palestina yang tak diketahui identitas dari Jenin hingga kemudian Kementerian Kesehatan Palestina dalam statemen tersebut mengkonfirmasi bahwa jumlah syuhada pada hari itu menjadi lima orang.

Sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin Al-Qassam, menyatakan bahwa tiga orang Palestina yang gugur di wilayah pendudukan Tepi Barat adalah para anggotanya yang satu diantaranya adalah komandan lapangan.

Secara terpisah, sayap militer gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), menyatakan satu anggotanya juga gugur dalam peristiwa tersebut, dan dengan demikian satu orang syahid yang tersisa belum diketahui identitasnya.

Kantor kepresidenan Palestina mengutuk pembunuhan itu dan menyatakan, “Kejahatan ini merupakan kelanjutan dari serangkaian pelanggaran dan eksekusi di lapangan yang berjalan kontinyu terhadap anak-anak bangsa kami.”

Kepresidenan Palestina memperingatkan, “Berlanjutnya kebijakan ini dapat menyebabkan ledakan situasi dan menambah ketegangan dan instabilitas.” Karena itu, Kepresidenan Palestina meminta masyarakat internasional turut tangan dan mengakhir aksi bungkamnya.

PIJ menegaskan bahwa tumpahnya darah para syuhada itu “tak akan akan sia-sia”, “justru akan menambah simpati publik kepada resistensi” dan “menjadi pelita bagi kaum merdeka untuk mengangkat senjata membela tanah air dan martabat mereka”.

Senada dengan itu, Hamas menyerukan kepada rakyat Palestina di Tepi Barat untuk meningkatkan perlawanan terhadap Rezim Zionis Israel di semua titik kontak dan jalur lingkar.

Hamas menegaskan, “Opsi resistensi dan pelurulah yang dapat melindungi hak kita, membebaskan para tahanan kita dan melindungi jalan kita. Darah syuhada tidak akan tumpah sia-sia, dan bangsa kita, terutama para pemimpin Hamas, akan terus berada di barisan terdepan untuk melawan Rezim Pendudukan, sebesar apapun pengorbanannya.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Bentrokan di Tepi Barat, Satu Orang Palestina Gugur Ditembak Pasukan Israel

Hamas Sebut Israel Berikan Sinyal Positif soal Pertukaran Tawanan

DISKUSI: