Tepi Barat Bergolak, Satu Tentara Israel dan Dua Orang Palestina Terbunuh

0
173

Quds, LiputanIslam.com   Media Israel melaporkan terbunuhnya seorang tentara wanita Israel, dan cederanya dua tentara lainya akibat serangan tembakan di kota Quds (Yerusalem) pada Sabtu malam (8/10).

Disebutkan bahwa dalam tembakan itu berasal dari sebuah mobil yang melaju kencang dan kemudian menghampiri pos pemeriksaan kamp Shuafat di Quds. Mobil itu berhasil meloloskan diri dari lokasi, dan pasukan pendudukan lantas berusaha mengejarnya.

Media Israel mengutip pernyataan sumber militer bahwa  pelaku serangan itu dikhawatirkan masih akan melancarkan serangan sehingga polisi Israel mengumumkan keadaan siaga tinggi di Quds serta memutuskan untuk menutup semua pintu Masjid Al-Aqsha dan gerbang kamp Shuafat.

Al-Mayadeen melaporkan bahwa ketika polisi Israel mulai berusaha memburu pelaku operasi pos pemeriksaan kamp Shuafat, para pemuda Palestina justru melempari pos pemeriksaan itu dengan batu.

Penduduk kamp Shuafat bersuka ria atas terjadinya serangan mematikan tersebut, dan berusaha memblokir jalanan demi mencegah pengejaran pelaku serangan.  Namun, pasukan Israel tetap menyerbu kamp pengungsi Shuafat sehingga terjadi bentrokan di mana mereka menembakkan peluru karet dan gas air mata.

Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, mengucapkan selamat atas terjadinya serangan yang menewaskan tentara wanita Zionis tersebut, dan menyebut serangan itu sebagai tanggapan atas serbuan Zionis ke Al-Aqsa dan Jenin.

Sementara itu, kantor berita resmi Palestina Wafa melaporkan bahwa pasukan Zionis yang menyamar telah menyerbu kamp pengungsi Jenin pada dini hari Sabtu, sebelum kemudian kendaraan militer Israel meluncur ke kamp itu dari berbagai arah hingga memicu konfrontasi dengan penduduk setempat.

Wartawan dan ambulan dilarang masuk ke daerah itu, dan helikopter militer Israel terbang pada ketinggian rendah di atas kamp dan daerah sekitarnya.

Pasukan militer Israel juga menembakkan peluru ke sekelompok wartawan yang meliput serangan itu.

Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa dua remaja Palestina Ahmad Mohammad Daraghmeh dan Mahmoud as-Sous masing-masing ditembak mati di kepala dan leher, sementara 11 lainnya terluka dalam serangan tentara Israel.

Para korban luka dalam serangan itu dilarikan ke rumah sakit terdekat dan pihak medis menyebutkan bahwa tiga orang berada dalam kondisi kritis. (mm/almayadeen/wafa)

Baca juga:

Pasukan Zionis Bunuh Dua Remaja Palestina di Tepi Barat

Hizbullah: Ancaman Zionis Tak Berguna, Malah Menimbulkan Kepanikan Pemukiman Israel Sendiri

 

DISKUSI:

Berita Menarik Lainnya