Tentara Suriah Habisi Kawanan Bersenjata di Daraa

0
242

Damaskus, LiputanIslam.com –  Tentara Arab Suriah (SAA) memulai operasi militer di Provisi Daraa, tepatnya di dua kota yang menjadi tempat persembunyian kawanan bersenjata yang belakangan ini beraksi dan menolak menyerah.

Dipimpin oleh Divisi 15 (pasukan khusus), SAA memulai operasinya pada Jumat lalu (8/5/2020) dengan menyerbu kota Mazrib untuk meringkus kawanan bersenjata yang telah membunuh sembilan tentara pada awal pekan ini.

Menurut laporan lapangan dari Provinsi Daraa, operasi SAA telah menyebabkan tewasnya lebih dari 10 militan dan tertangkapnya beberapa orang lainnya.

Disebutkan bahwa SAA berusaha memaksa militan yang tersisa di Mazrib untuk menyerah, terutama yang bertanggung jawab atas penculikan dan eksekusi sembilan tentara Suriah.

Operasi itu dilancarkan sebagai reaksi atas penolakan kelompok-kelompok militan untuk menyerahkan senjata mereka kepada Tentara Suriah dan menerima evakuasi ke Provinsi Idlib yang masih menjadi markas banyak kelompok pemberontak dan teroris.

Baca: Tentara Suriah Hadapi Serangan ISIS

Laporan terbaru menyebutkan bahwa operasi militer SAA berakhir berakhir pada hari Sabtu (9/5/2020) setelah mereka berhasil mencapai kemenangan yang menentukan atas kawanan bersenjata yang telah menggunakan daerah itu sebagai markas untuk melancarkan serangan terhadap SAA.

Menurut sumber lapangan di Provinsi Daraa, SAA telah menyisir dan membersihkan kota Mazrib dari keberadaan kawanan bersenjata setelah beberapa jam terlibat pertempuran melawan kawanan bersenjata tersebut.

Baca: AS Tuding Rusia dan Suriah Kirim Pasukan dan Peralatan Militer ke Libya

Menurut sumber itu, beberapa militan berhasil melarikan diri ke kota terdekat Tafas, dan kini sedang dikejar oleh pasukan keamanan setempat.

Tentara Suriah sekarang memegang kendali penuh atas kota Mazrib dan akan terus melakukan pengawasan.

Operasi militer terbaru tersebut merupakan yang kedua kalinya di Daraa pada tahun ini. Operasi yang pertama  dilancarkan di kota Sinamayn di pedesaan utara Daraa. (mm/amn)

DISKUSI: