Tentara Israel Tembak Mati Pemuda Palestina karena “Berusaha Menikam”

0
214

Ramallah, LiputanIslam.com   Pasukan Israel menembak mati seorang pemuda  Palestina di Tepi Barat karena diduga berusaha melakukan serangan dengan senjata tajam.

Kementerian Kesehatan Palestina, Rabu (25/1), menyatakan bahwa pemuda itu diketahui bernama Aref Abdel Nasser Lahlouh, 20 tahun, yang berasal dari kamp pengungsi Jenin, dan  dibunuh di Qalqilya, dekat pemukiman ilegal Israel di Kedumim.

Tentara Israel menyatakan pemuda itu mencoba melakukan serangan penusukan. Rekaman pengawasan dari tempat kejadian yang dirilis oleh kantor berita Israel menunjukkan seorang pria keluar dari mobilnya dan berlari ke arah tentara sebelum ditembak dan dibunuh.

Rekaman dari tempat kejadian memperlihatkan Lahlouh tergeletak di tanah setelah ditembak.

Polisi Israel juga membungkam seorang pemuda Palestina lain yang panik setelah menyaksikan pembunuhan itu.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa seorang warga Palestina lain terluka parah ditembak di dada dengan tembakan langsung Israel di kamp pengungsi Shuafat di Al-QUds Timur.

Pasukan Israel dalam jumlah besar dan mengerahkan kendaraan militer pada hari Rabu menyerbu kamp tersebut dan menghancurkan rumah keluarga Udai Tamimi, yang membunuh seorang tentara Israel pada bulan Oktober tahun lalu. Pasukan Israel membunuh Tamimi dalam baku tembak setelah perburuan selama 12 hari.

Konfrontasi yang meluas pecah dengan pasukan Israel pada Rabu sore di kamp tersebut.

Lahlouh adalah orang Palestina ke-19 yang dibunuh oleh pasukan Israel sejak awal tahun 2023, termasuk empat anak.

Sedikitnya 170 orang tewas, termasuk lebih dari 30 anak-anak, dan 9.000 lainnya terluka diserang Israel pada tahun 2022, sehingga PBB menyebut tahun itu sebagai tahun paling mematikan bagi warga Palestina di Tepi Barat sejak tahun 2005. (mm/aljazeera)

Baca juga:

Hizbullah Dirikan Menara Pengawas Tinggi Dekat Perbatasan Lebanon

AS dan Israel Gelar Latihan Militer Berskala Luas untuk Gertak Iran

DISKUSI: