Hizbullah Dirikan Menara Pengawas Tinggi Dekat Perbatasan Lebanon

0
136

Quds, LiputanIslam.com   Media Israel melaporkan bahwa Hizbullah Lebanon telah mendirikan menara-menara pengawas baru di perbatasan utara Israel (Palestina pendudukan), sementara tentara Israel telah memperkuat pembangunan tembok pertahanan.

Penduduk pemukiman Shtula, yang terletak di Galilea Barat, mengatakan kepada Ynet dan Channel 12 Israel bahwa salah satu menara itu berdiri setinggi 18 meter, terletak hanya beberapa puluh meter dari perbatasan, dan didirikan selama sebulan terakhir, sementara tentara Israel sedang mengerjakan pembangunan tembok beton setinggi 9 meter.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa tahun lalu tentara Israel memulai sebuah proyek untuk “membentengi garis perbatasan sepanjang 140 kilometer antara Rosh Hankara dan Gunung Dov (Gunung Rus),” dan “ketika mereka sedang membangun tembok, Hizbullah membangun menara pengawas”. Hal ini dinilai bertentangan dengan Resolusi PBB 1701 pada akhir Perang Lebanon II, yang menetapkan larangan beroperasi di area pagar perbatasan.

Yedioth Ahronoth menyebutkan bahwa suara ketukan palu dan teriakan orang-orang  Hizbullah dapat terdengar dari jarak beberapa meter dari perbatasan di seluruh permukiman.

“Hizbullah bekerja untuk memasang atap di atas menara dengan ketinggian sekitar 18 meter, dan mereka berhenti setiap beberapa menit untuk istirahat dan ngopi,” ungkap surat kabar itu.

Yedioth Ahronoth menambahkan, “Beberapa meter dari mereka, di wilayah Israel, truk-truk besar menurunkan lebih banyak pilar beton, yang akan menutupi garis pandang dan menggantikan pagar lama.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

AS dan Israel Gelar Latihan Militer Berskala Luas untuk Gertak Iran

Intelijen AS, Israel, Eropa, dan Arab Bekerja Sama dalam Teror Komandan Top Hizbullah

 

DISKUSI: