Tentara Afghanistan Mengaku Rebut Kembali 30 Distrik dari Tangan Taliban

0
263

Kabul, LiputanIslam.com –  Juru bicara Pasukan Pertahanan dan Keamanan Nasional Afghanistan Jenderal Ajmal Omar Shinwari, Senin (26/7), menyatakan bahwa tentara negara ini telah merebut kembali 30 distrik dari tangan militan Taliban.

Shinwarai menyebutkan bahwa tentara negara ini telah melakukan 154 operasi militer di mana 1.528 gerilyawan Taliban tewas dan lebih dari 800 lainnya terluka.

Menurut situs Khaama Press, Shinwarai menambahkan bahwa operasi militer yang mencakup serangan darat, udara dan artileri telah dilancarkan di 20 provinsi, dan sebanyak 16 gerilyawan tertawan oleh pasukan Afghanistan.

Dia juga mengatakan bahwa tentara Aghanistan sudah berada di posisi ofensif setelah sempat berada dalam posisi defensif, dan belakangan ini berhasil menghalau beberapa serangan Taliban.

Mengenai korban warga sipil, dia mengklaim bahwa sejumlah besar operasi Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan (ANSF) dihentikan untuk mencegah korban sipil.

Shinwarai menuduh Taliban telah membunuh 14 warga sipil dan melukai hampir 30 lainnya pada pekan lalu.

Klaim atas korban sipil muncul setelah Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) dalam laporan terbarunya mencatat  bahwa dua bulan terakhir adalah masa yang paling mematikan dalam hal korban sipil.

Sesuai laporan tersebut, hampir 4500 orang sipil tewas dan terluka di Afghanistan, dan angka ini tercatat sebagai yang tertinggi sejak UNAMA mulai mencatat jumlah korban tewas pada 2009.

Khaama Press melaporkan bahwa Taliban dalam sebuah pernyataan menyangkal jumlah tersebut dan menganggapnya sepihak.

Sementara itu, media Pakistan melaporkan bahwa 46 tentara Afghanistan melarikan diri dari Afghanistan ke Chitral, Pakistan. (mm/tasnim)

Baca juga:

Rusia Ajak Iran dan India Bergabung dengan Perundingan Damai Afghanistan

Taliban: Kami Tak Seperti ISIS dan Tak Pula Memusuhi Syiah

DISKUSI: