Teheran Sepelekan Kelompok “Barat-Arab” Anti-Iran

0
234

Teheran, LiputanIslam.com –  Jubir Kemlu Iran Saeed Khatibzadeh menanggapi pernyataan anti-Iran dari sebuah kelompok yang terdiri atas Amerika Serikat (AS), Troika Eropa (Inggris, Prancis dan Jerman) dan negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

Menjawab pertanyaan wartawan di Teheran pada Kamis malam (18/11) Khatibzadeeh menyebut pertemuan kelompok itu “sedemikian dibuat-buat, sandiwara belaka dan tak memiliki legalitas hukum sehingga bahkan tak ada nilainya untuk ditanggapi”.

Dia mengatakan, “Pemerintah AS sebagai pelanggar resolusi 2231, pihak yang keluar dari JCPOA (perjanjian nuklir Iran dengan sejumlah negara terkemuka dunia), pihak yang bertanggungjawab atas kondisi yang terjadi sekarang, satu-satunya negara yang pernah menggunakan senjata nuklir, negara yang memiliki rekam jejak kelam campur tangan dalam urusan internal berbagai negara, dan negara utama penjual senjata dan amunisi ke berbagai kawasan dunia kembali bermaksud menyulut krisis dan menggalang situasi anti-Iran.”

Khatibzadeh menambahkan, “Negara-negara yang harus bertanggungjawab atas berbagai aksi petualangan dan agresi di kawasan, termasuk tujuh tahun agresi terhadap Yaman, tak dapat melontarkan dakwaan tanpa dasar pada pihak-pihak lain, berkelit dari tanggungjawab atas kejahatan-kejahatan itu dan mengalihkan opini publik.”

Sebelumnya di hari yang sama para wakil menlu Troika Eropa serta perwakilan dari negara-negara anggota GCC dan Utusan Khusus AS urusan Iran, Robert Malley, mengadakan sidang di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, dan merilis statemen bersama yang menuding Iran melakukan tindakan-tindakan yang mengacaukan stabilitas kawasan Timteng. Mereka juga mengklaim bahwa negara-negara GCC sedang bekerja untuk meredakan ketegangan dan membudayakan diplomasi di kawasan. (mm/tasnim)

Baca juga:

Iran di PBB: AS dan Eropalah yang Tak Mematuhi JCPOA

Teheran dan Taliban Bahas Upaya Kerjasama Iran-Afghanistan di Berbagai Bidang

DISKUSI: