Iran di PBB: AS dan Eropalah yang Tak Mematuhi JCPOA

0
306

NewYork, LiputanIslam.com –  Wakil Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Majid Takht-Ravanchi mengecam Amerika Serikat (AS) dan negara-negara sekutunya di Eropa pada sesi ke-76 Majelis Umum PBB yang dengan suara bulat telah menyetujui laporan tahunan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Takht-Ravanchi mengingatkan bahwa tindakan AS keluar dari JCPOA pada Mei 2018, menerapkan kembali sanksi terhadap Irandan tak patut terhadap Resolusi Dewan Keamanan 2231 merupakan aksi pelanggaran hukum yang menghalangi Iran memanfaatkan hak-haknya yang sah sesuai resolusi PBB.

Takht-Ravanchi menyebut bahwa fakta yang tak terbantahkan tentang JCPOA adalah bahwa Teheran telah mematuhi ketentuan perjanjian ini, sedangkan AS dan tiga negara Eropa telah melanggar kewajiban mereka.

Dia memastikan Iran siap untuk sepenuhnya menerapkan JCPOA jika pihak lain secara penuh dan efektif menerapkan komitmen mereka dan ada penghapusan semua sanksi ilegal yang dapat diverifikasi dan jaminan bahwa mereka tidak lagi melanggar kewajiban.

Takht-e Ravanchi menambahkan bahwa Iran sangat kooperatif dengan IAEA sehingga bahkan jumlah inspeksi IAEA terhadap Iran tertinggi di antara semua negara anggota badan ini, inspeksi ini terus berlanjut meski di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Lebih lanjut dia meminta organisasi-organisasi internasional mengutuk pembunuhan ilmuwan Iran dan serangan teroris di situs nuklir Iran.

Takht-Ravanchi juga mengingatkan bahwa Rezim Zionis Israel masih bukan anggota NPT dan tidak pula berkeinginan menerima perjanjiani  dan perlindungan IAEA, dan karena itu IAEA harus menangani masalah ini secara profesional dan tidak memihak. (mm/mna)

Baca juga:

National Interest: AL AS Tak Bisa Remehkan AL Iran

Pentagon: Helikopter Iran Tiga Kali Kitari Kapal Perang AS Sejarak 20-an Meter

DISKUSI: