Teheran Sebut Saudi dan UEA Tak Berkompeten Bicara Soal Rudal Iran

0
251

Teheran, LiputanIslam.com –  Asisten Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) tak berkompeten berbicara mengenai kekuatan rudal Iran.

“Saudi dan UEA menyimpan segala jenis senjata, keduanya tak berkompeten bicara bahwa Iran menambah kekuatan militernya, rudal kami adalah untuk pertahanan dan pencegahan,” ujar Araghchi, Sabtu (23/1).

Dia juga menepis kecurigaan banyak pihak bahwa Iran berambisi memiliki senjata nuklir.

“Tak ada tempat bagi senjata nuklir dalam doktrin pertahanan Iran,” tegasnya.

Mengenai kemelut Iran dengan Amerika Serikat (AS), dia mengatakan, “Masih terbuka bagi Teheran dan Washington untuk kembali kepada perjanjian nuklir, dan kami berharap pemerintahan (Presiden AS, Joe) Biden mengambil keputusan yang benar.”

Araghchi menekankan kesiapan negaranya “mengabaikan perjanjian nuklir jika pihak lain menghendakinya”.

Dia menegaskan, “Keberadaan pasukan militer asing di Teluk Persia tidak akan membantu penyelesaian isu-isu politik dan keamanan. Terjaminnya stabilitas Teluk Persia bergantung hanya kepada negara-negara regional sendiri.”

Araghchi melanjutkan, “Iran sudah sepenuhnya kehilangan kepercayaannya kepada AS dan Eropa mengenai konsistensi dan kembalinya mereka (kepada perjanjian nuklir Iran Rencana Aksi Bersama Komprehensif/JCPOA). Tapi kami masih akan melihat bagaimana Biden akan membenahi kesalahan presiden sebelumnya, Donald Trump.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Saudi Mengaku Ingin Perang di Yaman Dihentikan

Saudi Ungkap Persyaratannya untuk Perjanjian Damai dengan Israel

DISKUSI: