Teheran Sambut Baik Pernyataan Raja Yordania tentang Iran

0
389

Teheran, LiputanIslam.com   Kemlu Iran menyambut baik pernyataan Abdullah Iidari Raja Yordania mengenai hubungan antara kedua negara.

Jubir Kemlu Iran Nasser Kanaani, Senin (25/7), dalam pernyataan mingguannya menyebutkan bahwa negaranya menyambut baik pernyataan Raja Abdullah II mengenai Iran, dan sedang menunggu “langkah-langkah kongkret” dari negara-negara regional untuk memperkuat hubungan regional.

Raja Abdullah II dalam sebuah wawancara dengan surat kabar lokal, Al-Rai, yang diterbitkan pada Minggu (24/7),mengatakan bahwa negaranya “tidak menginginkan ketegangan di kawasan, dan bahwa Yordania dan semua negara Arab menginginkan hubungan baik dengan Iran berdasarkan (prinsip) saling menghormati, kerukunan bertetangga, penghormatan atas kedaulatan negara dan tidak campur tangan dalam urusannya.”

Kanaani mengatakan, “Kami memandang keamanan negara-negara kawasan sebagai bagian dari keamanan kami, dan kami menolak tuduhan campur tangan Teheran dalam urusan internal negara-negara di kawasan.”

Sembari Kanaani menyerukan dialog untuk menyelesaikan perselisihan di kawasan,  dia menambahkan, “Kami fokus pada pernyataan positif, dan kami percaya bahwa pernyataan tentang isu-isu kontroversial melalui platform media tidaklah konstruktif.”

Dia menjelaskan bahwa Teheran “berperan positif” untuk Yordania.

“Kalau bukan karena peran kami dalam memerangi terorisme di Irak dan Suriah, keamanan Yordania juga akan terancam. Iran melanjutkan peran positifnya dalam mendukung keamanan dan stabilitas di kawasan, dan kami menyambut baik pernyataan positif tentang langkah-langkah konstruktif di kawasan,”terangnya.

Pada Ahad lalu, dalam wawancara dengan surat kabar Al-Rai, Raja Abdullah II menyinggung berbagai isu dalam negeri serta perkembangan regional dan internasional, dan kebijakan Yordania di tengah isu-isu regional.

Mengenai Iran dia menekankan bahwa penguatan hubungan “mengharuskan Iran bekerja untuk mengubah perilakunya”

Dia juga mengklaim, “Iran mencampuri urusan negara-negara Arab, dan Yordania menghadapi tantangan keamanan di perbatasannya karena milisi yang terkait dengan Iran.” (mm/anadolu)

Baca juga:

Iran Cokok Agen Israel Jelang Pelaksanaan Aksi Peledakan Besar

“Tak Takut Musuh”, IRGC Mengaku Terus Berusaha Memiliki Senjata Tercanggih

DISKUSI: